Senin, 23 Jul 2018 19:42 WIB

Akun Pengguna iTunes di Singapura Dibobol Rp 70 Juta

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Reuters / Deepan Chakkaravarthis Facebook Foto: Reuters / Deepan Chakkaravarthi's Facebook
Jakarta - Puluhan pengguna iTunes di Singapura melaporkan adanya tagihan misterius di kartu kredit dan debit mereka. Jumlahnya lumayan besar, mencapai ribuan dolar.

Dilaporkan Channel News Asia dan dikutip detikINET, Senin (23/7/2018), para korban merasa kaget setelah mendapat tagihan dari pembelian yang tidak mereka lakukan lewat akun iTunes mereka. Pelanggan yang terkena menggunakan rekening di bank ternama, seperti UOB, OCBC, HSBC, Maybank dan DBS.

Ada dua korban yang setidaknya tertagih hingga SGD 7.000 atau sekitar Rp 74,3 juta. Salah satunya tersadar ketika mendapat pesan dari pihak bank yang menyebutkan bahwa limit kartunya kurang dari 30%. Sang korban pun langsung menghubungi layanan pelanggan kartu karena merasa tidak melakukan transaksi.



Korban lainnya mengaku sudah lama tidak aktif menggunakan akun iTunes-nya lima tahun ini. Namun entah bagaimana ia mendapati tagihan 27 transkasi yang masing-masing bernilai SGD 163,43 pada 11 Juli lalu. Bila ditotal tagihannya sebesar USD 4.400 atau sekitar Rp 63,8 juta.

"Saya baru saja pulang kerja dan melihat film, lalu mendapatkan pesan dari DBS yang mengatakan bahwa kartu saya telah diblokir," ujarnya.

Mengetahui tagihan berasal dari iTunes, sang korban lantas menghubungi pihak Apple. Namun anehnya, di iTunes miliknya, tidak ditemukan transaksi, tapi kartunya digunakan oleh akun iTunes lain.

Pengguna Apple lainnya mengatakan menerima tagihan SGD 1.049,84 dari sejumlah transaksi. Kemudian pihak bank memblokir kartunya.

"Saya tidak menelepon Apple, tapi saya menelepon Maybank untuk memeriksa, dan mereka segera mengatakan akan mengirimkan kartu pengganti. Saya pikir ada celah di Apple ketika menghubungkan kartu ke akun iTunes yang menyebabkan eksploitasi ini," ujarnya.

Akun Pengguna iTunes di Singapura Dibobol Rp 70 jutaFoto: undefined


Pihak OCBC sendiri mengungkapkan ada 58 kasus transaksi penipuan pada bulan Juli saja. Sementara pihak UOB meningkatkan pemantauannya terhadap transaksi iTunes selama pekan kemarin.

"Pada awal Juli, kami mendeteksi dan menyelidiki transaksi yang tidak biasa pada 58 rekening pemegang kartu. Setelah konfirmasi bahwa ini adalah transaksi penipuan, kami mengerahkan langkah-langkah yang diperlukan dan membantu pemegang kartu yang terkena dampak melalui proses penagihan balik," kata Vincent Tan, kepala kartu kredit di OCBC Bank.

"Saat sistem kami mendeteksi transaksi yang berpotensi penipuan, kami segera menghubungi pelanggan kami untuk memeriksa dengan mereka pada transaksi," kata pihak UOB.

Selain itu mereka juga mengatakan akan membantu pelanggan mengklaim pengembalian dana setelah transaksi penipuan dikonfirmasi. Kartu baru juga akan diterbitkan sebagai tindakan pengamanan tambahan.

Sementara itu pihak Apple sendiri akan melakukan investigasi akan masalah transaksi misterius yang menimpa banyak pengguna iTunes di Singapura. Mereka pun meminta pengguna di sana untuk melaporkan pembelian iTunes yang bermasalah. (afr/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed