Pencipta Worm Sasser 'Lolos' Hukuman Penjara
- detikInet
Jakarta -
Ternyata jadi penjahat yang cepat ditangkap ada untungnya juga. Terutama bagi Sven Jaschan, pencipta worm Sasser. Hukuman penjara pun lolos karena kejahatan dan penangkapan dilakukan sebelum ia berusia 18 tahun. Pembuat 'Sasser', 'cacing' Internet, yang mengakibatkan kerusakan jaringan bernilai jutaan dollar di seluruh dunia, dikabarkan belum akan dijatuhi hukuman penjara. Meski kasusnya sudah selesai diadili Jumat (8/7/2005).Dalam persidangan itu, Sven Jaschan (19 tahun) dijatuhi masa penahanan tertunda selama 21 bulan. Ia juga ternyata diharuskan menjalankan kerja sosial. Katharina Kruetzfeld, juru bicara pengadilan menjelaskan, seperti dilansir Associated Press dan dikutip detikinet Sabtu (9/7/2005).Sebetulnya Jaschan bisa saja dijatuhi hukuman 5 tahun penjara. Namun, karena usianya yang masih terbilang muda, ia hanya dijatuhi masa penahanan tertunda 2 tahun penjara. Itu pun masih akan dipertimbangkan lagi.Para penulis virus sebelumnya juga ada yang menerima pengurangan masa hukuman dikarenakan usia mereka yang masih terbilang muda. Seperti yang terjadi pada remaja amerika pencipta Blaster worm versi 2003 yang harus rela merasakan jeruji besi selama 18 bulan. Seharusnya remaja tersebut bisa dihukum hingga 10 tahun penjara. Graham Cluley, analis keamanan komputer dari Sophos, menganggap Sven cukup beruntung karena tertangkap beberapa hari sebelum ulang tahun ke 18. "Dalam banyak hal ia beruntung sudah tertangkap dahulu saat itu," ujarnya. Menyusul pengadilan kasus Jaschan Jumat kemarin, Microsoft mengatakan pihaknya akan menghadiahkan dua orang yang memberikan informasi keberadaan Jashan sebesar US$250 ribu (Rp 2,5 milyar). Ini adalah 'uang hadiah' pertama yang dibayar Microsoft. Sementara itu, pihak pengadilan Jerman mengatakan, Jaschan melakukan itu bukan untuk tujuan komersil tetapi lebih kepada ingin mendapatkan pengakuan.Sasser worm yang diciptakan Jaschan ini mengeksploitasi celah keamanan sistim operasi Windows 2000 dan Windows XP. Walau tidak menimbulkan kerusakan permanen, tetapi worm ini membuat komputer harus terus-menerus mengalami crash dan reboot. Suatu hal yang biasa terjadi akibat pemrograman yang kurang bagus.Hingga saat ini, Sasser worm tercatat telah merasuki ratusan ribu komputer. Korbannya termasuk komputer kantor pos Taiwan, mengakibatkan 20 penerbangan Britrish Airways jadi tertunda, dan membuat para penjaga pantai Inggris harus kembali menggunakan pena dan kertas untuk menggambar bagan yang biasanya dikerjakan oleh komputer.Foto: Sven Jaschan Sumber:AFP/DDP/File/David Hecker
(wicak/)