Kamis, 04 Jan 2018 13:13 WIB

Ada Celah Berbahaya di Prosesor Intel

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Logo Intel. Foto: GettyImages Logo Intel. Foto: GettyImages
Jakarta - Dua buah celah keamanan yang berbahaya ditemukan di dalam prosesor bikinan Intel. Dua celah tersebut diberi nama Meltdown dan Spectre oleh para peneliti keamanan.

Celah tersebut disebut berdampak pada hampir semua perangkat yang dibuat dalam rentang waktu 20 tahun ke belakang. Celah yang dimaksud membuat orang lain bisa menyusup ke memori khusus di prosesor dengan mengeksploitasi cara kerja prosesor yang berjalan secara paralel.

Secara singkat, celah keamanan ini membuat si penyerang bisa mencuri data apa pun yang ada di dalam sistem tersebut, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (4/1/2018).

Untuk informasi lebih detil soal Meltdown dan Spectre, para peneliti keamanan sampai membuat situs khusus bernama https://meltdownattack.com. Isi situs tersebut adalah bermacam jawaban terkait dua celah tersebut.

Dalam situs tersebut juga tertera kalau saat ini sudah ada patch untuk menambal Meltdown di Windows, Linux, dan macOS. Namun hal berbeda terjadi pada Spectre, yang meski susah untuk diimplementasikan oleh hacker, namun sulit juga untuk menambal celah ini.

Dalam penelitian awal mengenai celah ini, chip bikinan Intel memang jadi fokus utamanya. Namun Intel menyebut banyak vendor prosesor dan sistem operasi lain yang juga ditenggarai terkena celah keamanan ini.

AMD sudah menepis tuduhan tersebut dengan menyebut tak ada prosesornya yang terdampak atas celah ini. Meski begitu, ada peneliti keamanan Google yang sukses mendemonstrasikan eksploitasi terhadap celah ini di prosesor AMD FX dan PRO.

Ada juga ARM yang mengkonfirmasi kalau jajaran prosesor Cortex-A ikut terdampak oleh celah keamanan ini.

Microsoft saat ini sudah merilis patch untuk menambal celah ini di semua perangkat yang menjalankan Windows 10. Sementara untuk MacOS, sampai saat ini Apple belum mengeluarkan pernyataan soal hal ini. (asj/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed