Selasa, 14 Nov 2017 14:29 WIB

250 Juta Malware Serang Pengguna Mac

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Ilustrasi. Foto: Brian Kersey/Getty Images Ilustrasi. Foto: Brian Kersey/Getty Images
Jakarta - Serangan malware atau program jahat sebagian besar menyerang pengguna Windows. Meski demikian, penjahat cyber juga mengembangkan malware yang ditujukan untuk pengguna Mac.

Dalam penelitian oleh Avast, pihaknya telah memblokir lebih dari 250 juta malware yang mengancam pengguna Mac di tahun 2017. Menurut data Avast, pengguna Mac menghadapi berbagai ancaman terkait malware. Termasuk Trojan, adware, blacklist website, program yang berpotensi tidak diinginkan (PUP), dan ransomware.

Menurut CTO, EVP & GM Consumer at Avast Ondrej Vlcek, seiring pertumbuhan pangsa pasar Apple yang pesat, status produk tersebut kini menjadi target bagi hacker jahat.

"Pengguna jangan menjadi merasa aman, terlepas dari sistem operasi yang mereka gunakan. Data kami dengan jelas menunjukkan bahwa terdapat ancaman cyber yang nyata bagi macOS dan jumlah tersebut akan terus meningkat," ujarnya dalam keterangan yang diterima detikINET, Selasa (13/11/2017).

Coba menjadi solusi ancaman malware tadi, Avast menyodorkan Avast Security Pro dan Cleanup Pro yang diklaim melindungi real-time ancaman malware dan juga kerentanan router. Sementara itu deep-scanning macOS tersedia untuk menghapus apa yang tidak lagi dibutuhkan dengan Cleanup Pro barunya.

Fitur utama yang disodorkan dapat menghentikan varian ransomware yang tidak diketahui dari file hostage yang tertahan dan aplikasi yang tidak tepercaya untuk mengubah atau menghapus foto dan file yang dilindungi pengguna.

Sedangkan fitur Inspektur Wi-Fi diklaim mampu membantu memperkuat jaringan dengan memindai password dan kerentanan router yang lemah, serta mengingatkan pengguna saat perangkat baru tersebut bergabung ke dalam jaringan. (mag/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed