Rabu, 17 Mei 2017 17:00 WIB

Antivirus Lokal Klaim Mampu Tangkal WannaCry

Yudhianto - detikInet
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Serangan ransomware WannaCry atau WannaCrypt bikin berbagai pihak mengambil langkah preventif, termasuk pembuat antivirus. Salah satunya adalah aplikasi antivirus buatan lokal ini.

Saksikan video 20detik tentang Indonesia bersih virus WannaCry di sini:


Adalah Smadav, antivirus yang dimaksud. Meski punya fitur yang tidak selengkap aplikasi keamanan lain, antivirus lokal ini terbilang sigap mengikuti isu keamanan yang terjadi. Tak lama setelah WannaCrypt menyerang, Smadav langsung memberikan update terbaru ke penggunanya.

Hal semacam ini sejatinya bukan kebiasaan Smadav. Kecuali pengguna berbayar, Smadav mewajibkan penggunanya untuk melakukan update secara manual tiap ada versi baru.

Tapi pengguna Smadav gratis pastinya bertanya-tanya ketika tiba-tiba antivirus ini melakukan update sesaat setelah komputer dihubungkan ke internet.

Setelah update selesai, baru ketahuan kalau update yang dilakukan semata-mata adalah demi melindungi penggunanya dari bahaya ransomware WannaCrypt. Jadi Smadav menambahkan semacam alat dalam aplikasinya yang memungkinkan antivirus menghalau serangan WannaCrypt.

Antivirus Lokal Klaim Mampu Tangkal WannaCryFoto: yud/detikINET
Selain itu pengguna juga diberi pilihan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur SMB di Windows yang jadi jalan masuk WannaCrypt. Secara default, fitur SMB akan dinon-aktifkan oleh Smadav.

Antivirus buatan lokal ini pastinya hanya salah satu dari sekian pembuat antivirus yang merespon cepat kejadian serangan WannaCrypt. Produsen antivirus ternama seperti Symantec, Kaspersky, F-Secure, dan yang lainnya pun dipastikan melakukan hal yang sama.

(yud/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars

    'Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars'

    Senin, 18 Jun 2018 21:35 WIB
    Space Launch System NASA, Rocket SpaceX milik Elon Musk, dan Blue Origin kepunyaan Jeff Bezos, diyakini mantan astronot ini masih sulit bawa manusia ke Mars.
  • Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Senin, 18 Jun 2018 19:59 WIB
    Huawei merilis surat terbuka yang isinya membantah tudingan pemerintah Australia yang menilai jaringan mereka berbahaya bagi keamanan nasional negara itu.
  • Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Senin, 18 Jun 2018 15:35 WIB
    Berbahan dasar kardus, tak sedikit gamer yang mengejek kemunculan Nintendo Labo. Meski demikian, nyatanya aksesoris Nintendo Switch ini laris manis di pasaran.
  • Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Senin, 18 Jun 2018 14:26 WIB
    Google terus memperkuat cengkraman bisnisnya di China dengan cara mengguyur uang triliunan rupiah di salah satu raksasa e-commerce pesaing terkuat Alibaba.
  • Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Senin, 18 Jun 2018 13:35 WIB
    Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data signifikan. Jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, trafik data operator seluler itu melonjak pesat 109%.
  • Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Senin, 18 Jun 2018 12:53 WIB
    Setelah update Thanos dari euforia film Avengers Infinity War beberapa waktu lalu, kini game Fortnite juga ikut serta menyemarakkan Piala Dunia 2018.
  • Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Senin, 18 Jun 2018 10:59 WIB
    Hari ini adalah hari ayah di Amerika Serikat. Pendiri Microsoft Bill Gates pun tak ketinggalan mengucapkan selamat hari ayah untuk bapaknya yang ternyata..