Laporan yang memprihatinkan dari Filipina menyebabkan banyak panggilan untuk bantuan diajukan oleh beberapa pemerintahan dan LSM di seluruh dunia.
Saat banyak permintaan donasi resmi diposting di jejaring sosial dan situs populer lainnya, hal tidak pantas justru dilakukan para scammer yang mengambil keuntungan dari situasi ini.
Para penjahat cyber itu coba mendompleng bencana topan Haiyan dengan mengirimkan pesan email yang berisikan permintaan donasi palsu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengingat skala kerusakan di Filipina dan perlunya bantuan untuk pulih, kami menganjurkan agar masyarakat terus memberikan dukungan dan bantuan. Namun kami juga mengingatkan pembaca untuk tetap waspada ketika memberikan donasi secara online," lanjutnya.
Symantec merekomendasikan untuk mengambil tindakan pencegahan sebagai berikut:
1. Ekstra waspada ketika membuka email yang tidak diharapkan.
2. Verifikasi keaslian dari organisasi yang Anda transfer dana.
3. Jangan merespons email yang meminta informasi pribadi dan rahasia Anda.
Berikut contoh email penipuan yang mengatasnamakan donasi untuk korban topan Haiyan:
(ash/ash)