Microsoft melaporkan akun Xbox Live milik sejumlah pegawainya menjadi korban peretasan. Bukan sembarang pegawai, mereka yang menjadi korban termasuk karyawan penting Microsoft.
Dikutip detikINET dari TechRadar, Kamis (21/3/2013), hacker memanfaatkan pihak ketiga untuk mengumpulkan nomor US social security. Nomor ini lantas digunakan hacker untuk mengakses akun Xbox Live milik sejumlah karyawan dan mantan karyawan Microsoft.
"Sekelompok hacker menggunakan rangkaian teknik social engineering untuk membobol akun," demikian pernyataan Microsoft dalam keterangannya. Microsoft pun segera membenahi masalah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa ini kian menambah daftar panjang aksi hacking terhadap sejumlah perusahaan Amerika Serikat. Sebelumnya, Microsoft mengalami serangan serupa yang menimpa Apple, Facebook dan Twitter. Berbeda dengan serangan kali ini, aksi hacker sebelumnya bermula dari celah pada software Java.
(rns/ash)