Hal itu dibuktikan oleh lembaga riset independen Virus Bulletin dan AV-Comparative, di mana beberapa antivirus gratisan seperti Avira dan Avast berhasil mengisi peringkat 10 besar aplikasi anti virus paling bertaji. Namun memang masih di bawah aplikasi berbayar seperti Gdata.
"Ini membuktikan bahwa tak selamanya anti virus berbayar itu lebih baik dari yang gratisan," kata Alfons Tanujaya, praktisi anti virus dari Vaksincom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengujian itu sudah cukup mewakili kondisi yang sebenarnya," tambah Alfons, di sela-sela Ngabuburit Sekuriti Vaksincom 2012, di Pantai Karnaval Ancol, Senin (13/8/2012).
Jika diurutkan, 10 anti virus terbaik versi AV-Comparative Maret 2012 berturut-turut diisi oleh G-Data, Avira, Kaspersky, Sophos, Bitdefender, eScan, Webroot, Avast dan Eset.
(eno/fyk)