Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Singapura
Serangan Hacker ke Perusahaan Semakin 'Beracun'
Laporan dari Singapura

Serangan Hacker ke Perusahaan Semakin 'Beracun'


- detikInet

Jakarta - Ancaman cyber yang membidik perusahaan semakin gencar. Mereka mengincar informasi berharga yang bisa memberikan keuntungan.

"Serangan hacker semakin jahat dan beracun. Mereka menyerang secara spesifik terutama ke kalangan eksekutif perusahaan," ucap Enrique Salem, CEO Symantec dalam event Symantec Vision 2011 di Marina Bay Sands, Singapura.

Perusahaan pun dinilai perlu mengantisipasi tren mengkhawatirkan ini. Apalagi terjadi ledakan arus informasi di perusahaan di mana sebagian informasi ini tergolong sensitif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di tahun 1990-an, serangan masih sangat lambat perkembangannya. Namun saat ini ancaman perkembangannya sangatlah cepat," papar Salem.

Semakin canggihnya penjahat cyber dibuktikan dengan beberapa virus yang mampu menyerang target tertentu. Seperti Stuxnet yang bisa merusak infrastruktur penting.

Kemudian turunannya Duqu yang memiliki pola seperti Stuxnet. Duqu ditengarai bisa menyerang dan mengumpulkan informasi sensitif.

Teknologi sekuriti dari Symantec pun coba berfokus pada keamanan informasi. Layanan sekuriti berbasis cloud mereka diklaim mumpuni menghadapi tantangan keamanan cyber yang dinamis.


(fyk/sha)





Hide Ads