Dari ke-8 tweet yang dipasang, salah satunya berbunyi "Jika Anda tidak bisa melindungi akun Twitter Anda sendiri, lantas bagaimana bisa Anda melindungi negara ini?" demikian pesan yang ditulis oleh si pembajak.
Pelaku juga menuliskan pesan berbau kritik terhadap ketidakmampuan pemerintahan yang dipimpin Perdana Menteri yang baru saja dilantik ini, demikian dikutip detikINET dari MSNBC, Senin (3/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku juga memakai suatu aplikasi untuk menyembunyikan lokasinya. Saat ditengok, halaman akun yang beralamatkan di @PouYingluck sekarang tidak bisa diakses.
"Kami sudah mengetahui siapa yang melakukan aksi ini dan dari mana ia melakukannya. Akan tetapi kami harus merahasiakannya karena kami masih harus berkoordinasi dengan polisi untuk melakukan penangkapan," ujar Menteri Informasi dan Teknologi Komunikasi Anudit Nakhonthap.
(sha/wsh)