Keberadaan situs jebakan itu termasuk dalam laporan Symantec Messaging and Web Security yang diterima detikINET, Rabu (29/12/2010).
Situs itu disinyalir berusaha melakukan pencurian identitas, seperti data username dan password, pengguna Facebook di Indonesia. Tak heran, Indonesia merupakan salah satu pengguna Facebook terbesar di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menjebak, pelaku meminta korbannya melakukan konfirmasi dengan login langsung di halaman itu. Informasi yang diincar termasuk alamat email, password dan tanggal lahir.
Setelah korban memasukkan data yang diminta. Situs akan menampilkan pesan error, bahwa data itu tidak valid. Jika dimasukkan untuk keduakalinya, pengguna akan dilempar ke situs Facebook asli.
(wsh/wsh)