Shanghai Daily yang dikutip detikINET dari Engadget, Jumat (12/11/2010) menyebutkan, 'zombie' ini merupakan semacam virus yang pada awalnya bergerak dengan cara menyamar sebagai aplikasi antivirus hingga membuat banyak orang terperdaya.
Kini, pengguna yang tertipu tinggal meratapi nasib lantaran ditinggalkan celah-celah menganga dari virus zombie ini. Ancaman bagi para korban pun belum usai karena celah ini jika tidak segera ditambal dapat dimanfaatkan para penjahat cyber lain untuk beraksi lebih jauh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak berwajib sendiri saat ini tengah melakukan penyelidikan dan terus memburu siapa dalang di balik virus zombie yang meresahkan ini.
(ash/rns)