Hal itu terungkap dalam sebuah laporan yang diterbitkan dalam harian Jerman, Der Spiegel, seperti dikutip detikINET dari Wired, Rabu (4/11/2009). Seorang mata-mata Israel disebut membobol komputer pejabat pemerintah Suriah yang sedang berada di London, Inggris.
Aksi itu dilakukan sang agen Mossad pada 2006. Ia disebut memasang program jenis Trojan Horse di komputer sang pejabat yang dibobolnya di kamar hotel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 2007, Israel disebut melancarkan pemboman pada sebuah fasilitas militer Suriah. Tepatnya, fasilitas milter yang datanya didapatkan dari aksi pembobolan yang dilakukan agen Mossad pada 2006.
Konon, fasilitas itu adalah fasilitas pembuatan senjata nuklir. Namun semua pihak cenderung diam setelah pemboman terjadi. Di satu sisi Suriah menolak mengakui adanya fasilitas nuklir, di sisi lain Israel dan Amerika Serikat mengacuhkan insiden itu seakan tidak pernah terjadi.
(wsh/wsh)