Siapa yang melakukan pencurian besar-besaran ini? Ia adalahΒ Albert Gonzales (28) seorang pria asal Miami, Florida, dan 2 orang asal Rusia yang disinyalir ikut ambil bagian di dalamnya.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 130 juta data kartu kredit dan debit berhasil ia colong dari tahun 2006, lewat sebuah teknik rumit yang dikenal dengan nama "SQL injection attack". Serangan ini dipakai untuk mempenetrasi jaringan firewall dan mencuri informasi yang kemudian akan mereka jual, demikian penjelasan Departemen Kehakiman AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas aksi kejahatannya, Gonzales kini harus bersiap menghadapi hukuman 20 tahun penjara. Tak hanya itu, jika konspirasinya terbukti, ia harus menghadapi tambahan 5 tahun mendekam di sana. Gonzales juga harus membayar denda US$250.000 untuk masing-masing tuduhan tersebut.
Aksi kriminal yang dilakukan Gonzales ini memang bukan untuk pertama kali. Sebelumnya, ia pernah melakukan pembobolan pada jaringan restoran nasional, serta 8 retailer besar yang mengakibatkan data 40 juta kartu kredit berada di genggamannya.
(sha/ash)