Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Jacko Masih Dijadikan Alat Kampanye Cyber

Jacko Masih Dijadikan Alat Kampanye Cyber


- detikInet

Jakarta - Tiga minggu telah lewat setelah kematian Michael Jackson. Namun, nama sang Raja Pop tersebut masih saja dijadikan alat kampanye oleh spam (pesan sampah) dan malware (program jahat).

Cerita-cerita misterius terkait Jacko dijadikan alat jualan utama. Mulai dari kabar masih hidup hingga penampakan hantu Michael terus bermunculan di internet, baik di forum diskusi online maupun situs berita yang menceritakan teori-teori di balik cerita tersebut.

Lembaga sekuriti Symantec mengatakan, spammer tidak ingin melewatkan kesempatan ini untuk menipu pengguna internet agar membuka pesan mereka. Khususnya para fans berat MJ yang menginginkan dia hidup abadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara penjahat cyber ini pun bisa bermacam-macam. Salah satu contohnya, seperti mengedarkan email tiruan dari sebuah situs jaringan sosial ternama yang memberikan penghormatan dengan menawarkan foto M.J. secara gratis.

"Pengguna akan diarahkan untuk mengklik gambar di dalam pesan, yang sebenarnya adalah link program jahat yang terdeteksi sebagai Trojan.Dropper oleh Symantec," lanjut Symantec dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Kamis (30/7/2009).

Sementara modus peredaran spam biasanya dibuat dengan subjek email yang dapat memancing rasa penasaran si penerima email. Seperti 'Michael Jackson is not dead', 'Michael Jackson seen alive', hingga 'Michael Jackson lives'.

Jangan ditanya isinya asli email tersebut. Sebab, paling-paling hanya email 'tukang obat' yang menawarkan obat kuat yang tak jelas asal usulnya. (ash/faw)







Hide Ads