Menurut Frank Engelsman, investigator kasus ini di Belanda, para geng yang bermarkas Eropa Timur diketahui sibuk memburu model 1100 yang dulu sempat jadi jualan laris Nokia.
Namun tidak semua ponsel Nokia 1100 jadi incaran. Para penjahat hanya menyasar ponsel yang dulu dibuat di pabrik yang berada di Bochum, Jerman. Sebab, hanya ponsel dari pabrik itu punya software yang bisa dimodifikasi untuk melancarkan aktivitas jahat mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan Belanda, Ultrascan Advanced Global Investigations adalah yang pertama mencium kasus ini. Nokia sendiri mengaku tidak mengidentifikasi adanya masalah software yang bisa dipakai untuk melakukan hal tersebut. (fyk/ash)