Dengan bermacam sensor khusus, sarung tangan ini bisa mengakses peta digital ataupun komunikasi radio dengan sesama tentara. Bahkan ketika tentara adu tembak dengan musuh, sarung tangan ini tetap dapat difungsikan.
"Kami ingin menghadirkan alat dengan segala komponen penting dan dapat digunakan secara praktis saat perang," papar Forrest Liau, presiden Rallypoint.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sarung tangan yang disebut Handwear Computer Input Device (HCID) ini ditautkan dengan layar monitor yang terpasang di helm tentara. Untuk mengutak atik layar tersedia empat tombol di sarung tangan.
Selain itu, juga ada semacam mouse yang bisa difungsikan di hampir semua permukaan bahkan juga di bodi senjata. Dikutip detikINET dari VNunet, Rabu (30/4/2008), di masa depan sarung tangan itu juga akan dikembangkan teknologinya sehingga mampu mendeteksi kondisi kesehatan tentara dengan seketika.
Berbagi cerita soal kecanggihan teknologi? Yuk, gabung di detikINET Forum! (fyk/fyk)