Seorang pemancing asal Jerman berhasil menyamai rekor dunia untuk tangkapan ikan lele terpanjang menggunakan joran dan pancing, setelah berhasil menarik monster lele seukuran 2,92 meter dalam sebuah turnamen di Polandia.
Oliver Schafer, 34 tahun, asal Kallmuth, Jerman, memancing dari atas perahu bersama rekan setimnya asal Belanda, Kevin Cremers, saat ikan lele raksasa itu menyambar umpannya.
Keduanya tengah bersaing dalam turnamen memancing ikan predator internasional di waduk dekat kota Rybnik, Polandia selatan, awal bulan ini. Schafer merasakan tarikan sangat kuat pada pancingnya dan menyadari bahwa sesuatu yang besar memakan umpannya.
"Saya langsung tahu itu adalah ikan sangat besar. Tapi baru setelah ikan itu muncul ke permukaan untuk pertama kali, kami melihat seberapa besar ukuran sebenarnya," kata Schafer ke media Jerman, Bild.
Pertarungan sengit berlangsung lebih dari 30 menit sebelum akhirnya mereka berhasil membawa predator air tawar tersebut merapat ke perahu. "Ketika pita pengukur menunjukkan angka hampir 300 cm, air mata pun menetes, rekor dunia 292 cm," sebut Schafer.
Para juri memverifikasi ukuran tersebut sebelum tim mengambil beberapa foto kenang-kenangan dan melepaskannya kembali dengan aman ke dalam air.
Raksasa yang tak asing?
Namun, Schafer bukanlah pemancing pertama yang mencatat tangkapan ikan lele dengan ukuran yang sama persis di perairan Rybnik. Setahun sebelumnya, pemancing Polandia, Krzysztof Pyra dan Adrian Gontarz, mencetak rekor dunia dengan mendaratkan ikan lele sepanjang 292 sentimeter di waduk yang sama.
Para peserta turnamen meyakini Schafer kemungkinan menangkap ikan yang sama. Meski raksasa itu tampaknya berhenti bertambah panjang, beratnya tampak bertambah sejak terakhir kali ditangkap.
Menurut Badan Konservasi Alam Federal Jerman, lele Eropa merupakan ikan air tawar asli terbesar di benua tersebut. Ikan ini dapat tumbuh hingga tiga meter dan berat hingga 150 kilogram. Ciri-cirinya yang mencolok meliputi tubuh tidak bersisik, kepala lebar, dan enam sungut yang membantunya menavigasi perairan keruh.
Makanan utamanya adalah ikan. Spesimen lebih besar sesekali memangsa burung air kecil atau mamalia. Awalnya, lele ini merupakan hewan asli yang habitatnya di sistem sungai Danube dan Rhine. Program penebaran benih sejak abad ke-19 dan keberadaan saluran air seperti Kanal Main-Danube membuka lebih banyak habitat spesies ini.
Perubahan iklim turut berperan. Sebagai spesies yang menyukai kehangatan, lele sangat diuntungkan kenaikan suhu air. Ahli biologi Jurgen Geist menyebut populasi ikan ini meningkat signifikan. Sebaliknya, spesies ikan air dingin seperti ikan brown trout termasuk yang dirugikan.
Faktor kehangatan air juga menjadi kunci di Rybnik. Waduk tersebut berfungsi sebagai area pendingin untuk pembangkit listrik batu bara, di mana air bersuhu panas dibuang kembali ke dalamnya. Karena ikan mencari makan dengan lebih aktif pada suhu lebih tinggi, ikan lele sampai ikan mas tumbuh dengan lebih cepat di sana.
Pakar menyatakan lele ini hampir tidak menimbulkan bahaya bagi manusia. Gigi-giginya kecil dan di luar musim kawin, nyaris tidak ada risiko serangan. Akan tetapi, pada bulan Juni 2025, seekor ikan lele dengan panjang sekitar dua meter sempat menggigit beberapa perenang di Danau Brombachsee yang menyebabkan luka ringan.
Simak Video "Video: Heboh Komplotan Pencuri Lele Beraksi Tanpa Busana di Lumajang"
(fyk/fay)