Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bulan Dihantam Objek Misterius, Kawah Raksasa Baru Terungkap

Bulan Dihantam Objek Misterius, Kawah Raksasa Baru Terungkap


Virgina Maulita Putri - detikInet

Kawah raksasa baru terbentuk di Bulan
Bulan Dihantam Objek Misterius, Kawah Raksasa Baru Terungkap Foto: NASA Goddard/Intuitive Machines/Robert Wagner
Jakarta -

Dua tahun yang lalu, Bulan ditumbuk objek misterius yang ukurannya mungkin sebesar bangunan enam lantai. Kejadian itu meninggalkan bekas luka yang sangat besar, dan buktinya baru berhasil diamati setelah lebih dari satu tahun.

Menurut laporan NASA, objek yang mungkin berupa asteroid atau komet itu menabrak bulan antara 11 April dan 22 Mei 2024. Tumbukan tersebut kemudian membentuk kawah modern terbesar yang pernah ditemukan di tata surya.

Kawah tersebut memiliki diameter 222 meter dan kedalaman sekitar 43 meter. Saking besarnya, tumbukan yang mampu menghasilkan kawah seukuran ini diperkirakan hanya terjadi sekali setiap 100 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Model produksi kawah mengindikasikan tumbukan sebesar ini diperkirakan hanya terjadi sekali setiap 132 tahun di Bulan," tulis tim peneliti dalam laporannya yang diterbitkan di jurnal Science Advances, seperti dikutip dari Gizmodo, Sabtu (19/9/2026).

"Oleh karena itu, peristiwa ini merupakan pengamatan langka secara statistik, yang secara efektif merupakan pengamatan sekali seumur hidup," sambungnya.

Kawah raksasa baru terbentuk di BulanKawah raksasa baru terbentuk di Bulan Foto: NASA Goddard/Intuitive Machines/Robert Wagner

Kawah tersebut ditemukan oleh peneliti dari Intuitive Machines yang berkolaborasi dengan NASA dan Lunar and Planetary Institute. Kawah itu dinamai kawah McGetchin, yang diambil dari nama Tom McGetchin, seorang ahli geologi lapangan di Bulan yang terlibat dalam misi Apollo.

Robert Wagner, peneliti dari Intuitive Machines menemukan kawah ini dengan mengamati hasil observasi Lunar Reconnaissance Orbiter Camera (LROC) milik NASA.

Wagner mengamati perubahan di permukaan Bulan ketika melihat gambar yang diambil oleh kamera sudut lebar LROC pada Oktober 2025. Setelah membandingkan foto sebelum dan sesudah, ia mengonfirmasi bahwa bopeng tersebut adalah kawah baru di Bulan.

Bulan dipenuhi jutaan kawah bekas tumbukan, tapi sebagian besar kawah tersebut sudah sangat tua dan telah berubah akibat tumbukan berikutnya dan efek cuaca di luar angkasa. Oleh karena itu, McGetchin, sebagai kawah besar yang masih utuh menjadi titik acuan untuk memahami bagaimana kawah terbentuk.

Kondisi kawah yang masih utuh juga menjadikannya target yang menarik untuk eksplorasi Bulan di masa depan. Lokasinya di sepanjang batas antara dataran rendah Bulan yang lebih gelap dan tertutup basal, serta dataran tinggi yang lebih terang menawarkan kesempatan bagi peneliti untuk mempelajari bagaimana tumbukan objek luar angkasa dapat mempengaruhi dua lingkungan geologis yang berbeda.



(vmp/afr)




Hide Ads