Lebih dari 10 ilmuwan penting di Amerika meninggal atau hilang. Gedung Putih pun bilang akan ada penyelidikan.
Sejak tahun 2022, sudah ada 11 ilmuwan di Amerika yang meninggal atau menghilang. Masalahnya, mereka ini terkait dengan program luar angkasa, nuklir atau pertahanan Amerika.
Itulah sebabnya, netizen ramai membahasnya dan menjadi teori konspirasi liar. Dilansir USA Today, Minggu (26/4/2026) Presiden AS Donald Trump bilang mungkin ini hanya kebetulan.
"Semoga, saya tidak tahu, kebetulan atau apapun kalian mau sebut. Tapi beberapa adalah orang yang sangat penting. Kami akan pantau dalam waktu dekat," kata Trump kepada para wartawan.
Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pemerintah sedang bekerja dengan FBI dan badan terkait untuk melakukan penyelidikan. Atensi pemerintah AS ini setelah pemberitaan sejumlah media dan spekulasi yang berkembang di internet. Desakan lain datang dari 2 anggota Partai Republik yang menjadi anggota Kongres yaitu James Comer dan Eric Burlison.
Mereka yang tewas dan hilang ini punya akses ke informasi ilmiah yang sensitif milik Amerika. Comer dan Burlison sudah menyurati FBI, NASA, Department of Energy dan Department of War.
Simak Video "Video Trump Ingin Kuasai Greenland Demi Keamanan, Singgung Rusia-China"
(fay/ask)