Membuang hama ikan sapu-sapu ke daratan belum cukup untuk memusnahkannya. Ikan ini terkonfirmasi bisa jalan di darat untuk kembali ke air atau mencari tempat baru.
Ikan sapu-sapu bukan cuma jadi masalah di Indonesia, tapi juga di banyak negara lain di luar habitat aslinya di Amazon. Ikan dari famili Loricariidae ini sangat invasif, menghabiskan alga yang jadi sumber makanan atau tempat berlindung hewan air lain.
Membuang ikan sapu-sapu ke daratan, selama ini menjadi cara orang mematikan ikan ini, biasanya oleh para pemancing yang kebetulan mendapatkannya. Namun ada kejutan yang orang jarang tahu, ikan sapu-sapu bisa berjalan di darat untuk kembali lagi ke air.
Ini bukan isapan jempol, melainkan hasil penelitian tim ilmuwan Amerika yaitu Noah R Bressman, Callen H Morrison dan Miriam A Ashley-Ross yang sudah terbit di Jurnal Ichthyology & Herpetology Volume 109 Issue 2 tahun 2021 seperti dilihat detikINET, Jumat (24/4/2026). Mereka menegaskan ikan sapu-sapu bisa berjalan di darat dengan cara reffling, atau mendorong badan mereka maju dengan memantul-mantulkan ekor ke tanah.
Dilansir dari CoolGreenScience, ikan sapu-sapu yang di luar negeri disebut ikan pleco juga menjadi hama di Amerika Serikat khususnya di Florida yang airnya lebih hangat. Riset ini awalnya dari beberapa kejadian seperti warga dan pemerintah kota melaporkan menemukan ikan sapu-sapu di daratan.
Awalnya ada dugaan ikan ini hasil buangan pemancing atau ikan yang lepas dari kolam sekitar. Namun lalu Bressman dan timnya meneliti dan melakukan pengujian, kesimpulannya ikan sapu-sapu memang bisa jalan di daratan dengan cara reffling atau mendorong pakai ekor supaya badannya maju.
"Kulit tubuhnya memang tebal seperti baju zirah yang mengurangi fleksibilitas dibanding ikan lain. Tapi dia punya trik lain yaitu memantulkan ekor dan siripnya untuk mendorong badannya maju," kata Bressman.
Simak Video "Video Pramono: Ikan Sapu-sapu Dominasi Perairan Jakarta, Populasi Sudah 60%"
(fay/afr)