Bayangkan berada ratusan ribu kilometer dari Bumi, hanya ditemani kegelapan luar angkasa dan cahaya Bulan di kejauhan. Itulah yang dialami kru Artemis II saat mereka mencetak sejarah baru: menjadi manusia yang paling jauh dari Bumi sepanjang masa, memecahkan rekor legendaris Apollo 13 yang bertahan lebih dari 50 tahun.
Pada Selasa (7/4/2026) waktu WIB, kapsul Orion yang membawa empat astronot mencapai jarak sekitar 406.770 kilometer dari Bumi. Rekor ini melampaui pencapaian Apollo 13 pada 1970 yang berada di angka 400.171 km.
Rekor Apollo 13 selama ini dianggap sebagai salah satu pencapaian paling ikonik dalam sejarah eksplorasi manusia. Misi tersebut, meski penuh drama, justru mencatat jarak terjauh manusia dari Bumi.
Kini, lebih dari setengah abad kemudian, rekor itu resmi dipecahkan oleh kru Artemis II: Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Mereka bukan hanya sekadar mengulang sejarah, tetapi juga membuka babak baru eksplorasi manusia di luar angkasa.
Momen di Sisi Gelap Bulan
Rekor itu tercapai saat Orion melintas di sisi jauh Bulan - wilayah yang sepenuhnya tersembunyi dari Bumi. Di titik ini, komunikasi dengan pusat kendali sempat terputus karena terhalang Bulan selama 40 menit.
"Artemis II telah mencapai jarak maksimumnya dari Bumi. Mereka kini telah menjelajah lebih jauh dibanding manusia mana pun dalam sejarah, dan kini memulai perjalanan pulang," kata Jared Isaacman, Administrator NASA, dalam postingannya di X.com
Momen ini bukan hanya soal angka, tapi juga tentang keberanian manusia menembus batas yang sebelumnya terasa mustahil.
Simak Video "Video: China Hubungi NASA, Tanda Dua Negara Mulai Akur?"
(afr/afr)