5 Fenomena Langit Agustus 2022, Sayang Kalau Dilewatkan

ADVERTISEMENT

5 Fenomena Langit Agustus 2022, Sayang Kalau Dilewatkan

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 01 Agu 2022 22:05 WIB
Beberapa bulan terakhir ini bumi terus dihujani oleh partikel asteroid dari luar angkasa. Setidaknya ada fenomena alam yang indah untuk dinikmati seperti hujan meteor Lyrids dan Eta Aquarids. 

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) membagikan kalender astronomi yang akan terjadi pada bulan Mei ini. Salah satunya adalah fenomena alam hujan meteor Eta Aquarids yang terjadi tadi malam dan beberapa hari kedepan.
5 Fenomena Langit Agustus 2022, Sayang Kalau Dilewatkan. Foto: Getty Images/Dan Kitwood
Jakarta -

Di bulan Agustus, akan ada lima fenomena langit yang bisa kita saksikan. Beberapa fenomena yang terjadi di bulan ini bahkan ada yang hanya terjadi setahun sekali sehingga sayang jika terlewatkan.

Fenomena langit ini ada yang bisa kita lihat dengan mata telanjang, ada pula yang butuh bantuan teropong atau teleskop. Berikut ini 5 fenomena langit Agustus 2022, dirangkum dari Space.com.

12 Agustus - Supermoon

Pada minggu kedua bulan Agustus, posisi Bulan akan berada di titik paling dekat dengan Bumi sehingga muncul fenomena Bulan purnama atau supermoon.

Supermoon ini akan membuat Bulan tampak lebih terang dari biasanya. Fenomena supermoon di bulan Agustus sering juga disebut dengan istilah Sturgeon Moon.

Kenapa? Istilah Sturgeon diambil dari spesies ikan air tawar berukuran besar yang banyak ditemukan di danau dan paling mudah ditangkap saat bulan Agustus.

Selain itu, fenomena ini juga memiliki nama lain seperti Bulan Jagung Hijau Penuh, dan Bulan Blueberry berdasarkan Farmer's Almanac.

13 Agustus - Puncak Hujan Meteor Perseid

Sama dengan Juli, di bulan Agustus kita juga bisa menyaksikan hujan meteor Perseid. Fenomena hujan meteor Perseid merupakan salah satu hujan meteor paling terang tahun ini dengan puncaknya sekitar tanggal 9-13 Agustus.

Hujan meteor ini diprediksi mencapai 60 hingga 100 meteor per jam yang tampak di langit gelap. Saat puncak hujan meteor ini terjadi, Bulan juga akan berada dalam fase penuhnya sehingga berdampak pada polusi cahaya besar di sebagian malam selama puncak hujan meteor Perseid.

14 Agustus - Cincin Planet Saturnus

Saturnus memiliki ciri khas sabuk mengelilinginya yang kita kenal sebagai cincin Saturnus. Pada tanggal 14 Agustus nanti, planet bercincin ini akan berada di titik terdekatnya dengan Bumi.

Tak hanya itu, permukaan Saturnus juga sepenuhnya akan diterangi oleh Matahari. Hal ini mengakibatkan planet akan menjadi lebih terang dan bisa terlihat sepanjang malam. Untuk melihat keindahan planet ini, kalian bisa menggunakan bantuan teleskop berukuran kecil atau sedang.

27 Agustus - Penampakan Merkurius

Merkurius merupakan planet terdekat dengan Matahari sekaligus planet terkecil di Tata Surya kita. Pada 27 Agustus, Merkurius akan berada di titik tertinggi di atas cakrawala di langit malam.

Untuk melihatnya, kita bisa mencari planet yang rendah di langit barat tepat setelah Matahari terbenam. Perlu diingat, jangan sampai salah mengarahkan teropong atau telekop ke arah Matahari secara langsung, atau mencoba mengamati Merkurius saat Matahari masih bersinar terang di Bumi karena bisa merusak mata.

27 Agustus - Fase Bulan Baru

Di tanggal yang sama dengan penampakan Merkurius, kita juga akan mengalami fenomena Bulan baru. Pada 27 Agustus, bulan akan berada di sisi Bumi yang sama dengan Matahari dan tidak akan terlihat di langit malam. Oleh karena itu, tanggal ini sangat cocok digunakan untuk mengamati objek redup seperti galaksi dan gugusan bintang lainnya.



Simak Video "Fenomena Langit di Juli 2022: Hujan Meteor-Full Buck Supermoon "
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT