Blue Origin Kritik Roket SpaceX yang Akan Bawa Astronaut ke Bulan

Blue Origin Kritik Roket SpaceX yang Akan Bawa Astronaut ke Bulan

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 06 Agu 2021 13:02 WIB
Blue Origin Jeff Bezos
Blue Origin Kritik Roket SpaceX yang Akan Terbangkan Astronaut ke Bulan Foto: AP
Jakarta -

Jeff Bezos dan Blue Origin sepertinya masih tidak terima melihat SpaceX memenangkan kontrak NASA untuk menerbangkan astronaut ke Bulan. Kali ini mereka mengkritik sistem roket Starship yang akan digunakan oleh SpaceX untuk misi ke Bulan.

Dalam infografis yang dimuat di situsnya, Blue Origin menyebut roket Starship sebagai pendekatan yang terlalu rumit dan berisiko. Perusahaan besutan Jeff Bezos ini merujuk pada kritik yang dibuat petinggi NASA saat mengevaluasi Starship untuk program Artemis.

"Ada sejumlah teknologi, pengembangan dan operasi yang belum pernah dilakukan sebelumnya untuk Starship agar bisa mendarat di Bulan," tulis Blue Origin dalam infografis tersebut, seperti dikutip dari CNBC, Jumat (6/8/2021).

Blue Origin kemudian membandingkan konsep lunar lander yang dibuatnya dengan buatan SpaceX. Blue Origin menekankan bahwa cara kerja lunar lander mereka mirip seperti yang dikembangkan Amerika Serikat sebelumnya, sedangkan SpaceX memiliki sistem yang berbeda.

Tidak hanya itu, Blue Origin juga mengatakan fasilitas SpaceX di Texas belum pernah meluncurkan roket Starship sampai orbit. Padahal SpaceX telah melakukan lebih dari 100 peluncuran ke orbit menggunakan roket Falcon 9 di pusat peluncuran lain, sedangkan Blue Origin baru sampai ketinggian sub-orbital.

Blue Origin juga mengklaim bahwa SpaceX butuh 10 kali uji coba untuk mendaratkan Starship ke Bulan, sementara mereka hanya butuh tiga kali uji coba. Roket Starship juga harus melewati proses pengisian bahan bakar di orbit, sesuatu yang tidak pernah dilakukan sebelumnya.

Infografis Blue Origin yang isinya mengkritik roket SpaceXInfografis Blue Origin yang isinya mengkritik roket SpaceX Foto: dok. Blue Origin

Terakhir, Blue Origin membandingkan pintu keluar astronaut di lunar lander. Lander Blue Origin disebut hanya berjarak 31 kaki dari permukaan dan astronaut hanya membutuhkan tangga untuk turun. Sedangkan pintu keluar lander SpaceX berjarak 126 kaki dari permukaan sehingga secara teori membutuhkan lift untuk membantu astronaut turun.

Jeff Bezos sendiri telah memamerkan lander bernama Blue Moon pada Mei 2019. Tapi setahun setelahnya, Blur Origin justru bermitra dengan Lockheed Martin, Northrop Grumman, dan Draper untuk mengembangkan konsep Human Landing System yang berbeda.

Sebagai informasi, NASA memberikan kontrak sebesar USD 2,9 miliar kepada SpaceX sebagai bagian dari program Human Landing System. Blue Origin sebagai salah satu perusahaan yang ikut memperjuangkan kontrak tersebut tidak terima dan langsung melayangkan protes resmi ke Government Accountability Office.

Pendiri Blue Origin Jeff Bezos bahkan menawarkan NASA USD 2 miliar agar bisa dipertimbangkan kembali untuk membuat sistem pendaratan di Bulan. Pada akhirnya, GAO menolak protes Bezos dan Blue Origin.



Simak Video "Blue Origin Tunda Keberangkatan William Shatner ke Luar Angkasa"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/rns)