Gen Pengaruhi Umur Seseorang di Dunia? Ini Penjelasan Sains

Gen Pengaruhi Umur Seseorang di Dunia? Ini Penjelasan Sains

Aisyah Kamaliah - detikInet
Senin, 07 Jun 2021 19:43 WIB
ilustrasi ulang tahun
Sains menjawab pertanyaan apakah genetik menentukan umur seseorang. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Ketika seseorang berulang tahun, harapan yang seringkali diucapkan biasanya 'semoga panjang umur'. Banyak orang mengusahakan untuk berolahraga dan makan sehat demi usia yang lebih panjang.

Faktanya, memang ada beberapa hal yang mempengaruhi panjang usia seseorang. Pertanyaannya, apakah ini juga bawaan dari genetik?

Rata-rata usia harapan hidup di negara berkembang adalah 80 tahun. Usia tertua manusia yang pernah hidup mencapai 122 tahun. Meski begitu, umur panjang manusia bisa bervariasi, ada yang berumur muda atau bisa setua itu.

Science Alert seperti dilihat Senin (7/6/2021) menanyakan kepada ahli penuaan, biologi sel dan genetika mengenai apakah umur panjang ditentukan oleh genetika.

Profesor Dame Janet Thornton, seorang ahli dalam anti-penuaan dan biologi sel mengatakan bahwa genetika menyumbang kurang dari 30% tentang usia seseorang.

"Akan tetapi, memang benar bahwa umur panjang cenderung berjalan dalam keluarga, yaitu beberapa keluarga memiliki banyak orang yang sangat tua," katanya.

Sulit untuk menentukan apakah keberadaan keluarga dengan banyak orang yang sangat tua disebabkan oleh genetika atau lingkungan, karena seringkali anggota keluarga mengadopsi pola makan dan gaya hidup yang sama. Mempelajari DNA orang-orang berumur panjang ini sebenarnya bisa memberi tahu kita lebih banyak informasi mengenai ini.

Lebih lanjut, Profesor Ken Parkinson, pakar anti-penuaan dan onkologi dari Queen Mary University London berpendapat bahwa gaya hidup sehat lebih berpengaruh pada umur seseorang. Efek gaya hidup pada umur panjang jelas terlihat ketika kita melihat bagaimana rata-rata rentang hidup telah meningkat selama ratusan tahun karena peningkatan aksesibilitas air bersih, makanan dan perawatan medis.

Secara kontra-intuitif, terungkap bahwa membatasi asupan kalori dapat dikaitkan dengan umur panjang pada manusia. Faktor gaya hidup lainnya adalah olahraga. Bahkan olahraga ringan selama 15 menit sehari telah terbukti meningkatkan harapan hidup sekitar 3 tahun.

Kesimpulannya, umur panjang individu antara manusia dipengaruhi oleh genetika, tetapi ini bukan faktor utama.



Simak Video "Kesiapan Arkeolog China Ungkap Misteri Fosil Dinosaurus di Lufeng"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)