Uni Emirat Arab dan China Tunggu Amerika di Mars

Uni Emirat Arab dan China Tunggu Amerika di Mars

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 11 Feb 2021 16:15 WIB
This illustration provided by NASA depicts the Mars 2020 spacecraft carrying the Perseverance rover as it approaches Mars. Perseverance’s $3 billion mission is the first leg in a U.S.-European effort to bring Mars samples to Earth in the next decade.
Ilustrasi misi Perseverance di Mars. Foto: NASA/JPL-Caltech via AP
Jakarta -

Uni Emirat Arab dan China telah berhasil mengirimkan wahana antariksanya, Hope dan Tianwen-1 ke orbit Planet Mars dalam waktu selang sehari. Kini, tinggal satu misi lagi yang masih dalam perjalanan, yaitu Perseverance dari Amerika Serikat.

Perseverance dijadwalkan tiba di Planet Merah tersebut pada tanggal 18 Februari waktu setempat. Untuk diketahui, Perseverance merupakan rover robotika tercanggih yang pernah dikirimkan untuk penelitian di Mars.

Sesampainya di Mars, NASA akan langsung mendaratkan rover itu di area Jerezo Crater. China memang akan mendaratkan rover, namun masih beberapa bulan lagi karena masih harus menyelidiki area yang paling pas. Sedangkan wahana Hope dari Uni Emirat Arab sebatas menggelar riset dari orbit.

Seperti dikutip detikINET dari CBS, Kamis (11/2/2021), Amerika Serikat dengan NASA memang punya teknologi paling maju dan paling berhasil dalam menjelajahi Mars. Mereka telah mendaratkan 8 wahana antariksa di permukaan Mars sejak puluhan tahun silam.

Pertama kali pendaratan dilakukan pada tahun 1976 dengan dua wahana bernama Viking. Kemudian rover Pathfinder di 1997, Spirit dan Opportunity di 2004, Phoenix di 2008, Curiosity di 2012 dan terbaru adalah InSight pada tahun 2018. Sejauh ini, Curiosity dan InSight masih beroperasi.

Rover terbaru Perseverance yang beroda enam akan menganalisa batu dan sedimen di Mars untuk mencari jejak bukti kehidupan di sana. Ia dilengkapi 19 kamera, dan 4 kamera tambahan untuk memandu proses pendaratan. Salah satu sistem kamera utamanya adalah Mastcam-Z, berfungsi mirip mata manusia.

Canggihnya lagi, ada pula helikopter mini Ingenuity yang disembunyikan dalam 'perut' Perseverance. Beberapa bulan setelah mendarat di Mars, helikopter seberat 1,8 kg ini akan terbang, dan akan menjadi kendaraan dengan baling-baling pertama yang mengudara di planet lain.

Di sisi lain, NASA boleh memimpin, namun China semakin ambisius. "Perseverance adalah pesawat antariksa terhebat yang pernah dikirim ke Mars, namun Tianwen-1, misi pertama China ke sana dan program antariksa tercanggihnya, mendemonstrasikan kematangan dan makin jauhnya program antariksa China," tulis CBS.



Simak Video "Rekaman Kamera Saat Polisi Chicago Tembak Remaja 13 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)