Anomali Misterius Medan Magnet Bumi Cemaskan NASA

Anomali Misterius Medan Magnet Bumi Cemaskan NASA

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 19 Agu 2020 06:01 WIB
Medan Magnet Bumi
Ilustrasi medan magnet Bumi. Foto: NASA
Florida -

Lembaga antariksa NASA menyatakan tengah aktif menyelidiki anomali medan magnet Bumi yang terus tumbuh, disebut sebagai South Atlantic Anomaly atau SAA. Fenomena itu dikhawatirkan NASA dapat membahayakan satelit yang lalu lalang di antariksa.

Medan magnet adalah semacam perisai perlindungan tak terlihat di sekeliling Bumi, berguna untuk menangkis partikel dari Matahari. Nah di atas Amerika Selatan dan lautan Atlantik, terdapat SAA tersebut di mana medan magnet di sana lebih lemah.

"SAA memungkinkan partikel Matahari menjadi lebih dekat ke permukaan Bumi dari normalnya. Radiasi partikel dari wilayah ini bisa merusak komputer dan mengganggu koleksi data dari satelit yang melaluinya, alasan kunci kenapa ilmuwan NASA mau melacak dan mempelajarinya," sebut NASA.

"Pada saat ini, SAA tidak menciptakan dampak yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Namun observasi terkini dan perkiraan menunjukkan area itu berekspansi dan terus melemah intensitasnya," sebut NASA. Dengan kata lain, area SAA meluas.

"Ilmuwan NASA dalam bidang geomagnetik, geofisika, dan heilofisika mengobservasi dan membuat model SAA, untuk mengawasi dan memprediksi perubahan di masa depan dan mempersiapkan jika ada tantangan bagi satelit dan manusia di antariksa," tambah mereka.

Medan Magnet BumiSouth Atlantic Anomaly (SAA). Foto: NASA

Untuk saat ini, tidak ada yang perlu dicemaskan kecuali bahaya bagi satelit, walau tidak menutup kemungkinan ada efek lain mengintai bagi Bumi. Medan magnet sendiri berasal dari proses di dalam inti Bumi dan memang kadang terjadi sesuatu yang tidak normal.

"Bumi seperti magnet, dengan kutub utara dan selatan mewakili sifat berlawanan magnet dan ada medan magnet tak terlihat mengitari Bumi di antara keduanya, tapi tak sepenuhnya stabil. Itu karena medan magnet berasal dari inti luar Bumi," sebut NASA.

Inti Bumi bertindak seperti semacam generator raksasa, disebut geodynamo, yang menciptakan gelombang listrik dan memproduksi medan magnet bagi planet ini. Walau masih misterius, anomali SAA disebabkan oleh proses yang terjadi di kedalaman Bumi.

Medan magnet melindungi Bumi dari aliran konstan partikel dari Matahari, angin Matahari dan fenomena lainnya. Seperti disebutkan, area SAA di mana medan magnetnya lebih lemah bisa menghadirkan risiko tersendiri.