Kamis, 26 Des 2019 06:39 WIB

Round-up

Gerhana Matahari Cincin dan Segala Hal yang Patut Diketahui

Tim detikINET - detikInet
Foto: Reuters
Jakarta - Hari ini, 26 Desember 2019, akan terjadi fenomena alam Gerhana Matahari Cincin di Indonesia. Berikut segala hal yang patut kamu diketahui.

Apa itu Gerhana Matahari Cincin?

Secara umum Gerhana Matahari Cincin (GMC) hanya terjadi sekitar 1-2 tahun sekali. Terakhir kali GMC terjadi pada 26 Februari 2017. Dalam enam tahun ke depan GMC diprediksi terjadi pada 26 Desember 2019, 21 Juni 2020, 10 Juni 2021, 14 Oktober 2023, dan 2 Oktober 2024.

Dari semua tanggal itu, hanya 26 Desember 2019 yang dapat disaksikan seluruh masyarakat Indonesia. Fenomena ini tentunya menjadi fenomena yang langka bagi masyarakat Indonesia.


Gerhana Matahari umumnya terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari. Saat gerhana, piringan Matahari di langit akan tertutup oleh piringan Bulan sehingga cahaya Matahari akan terhalang sampai ke Bumi.

Gerhana Matahari Cincin terjadi jika Matahari tidak tertutup sepenuhnya oleh Bulan. Itu bisa terjadi karena Bulan berada di jarak terjauh dari Bumi. Sehingga bulan akan tampak lebih kecil dan tidak menutupi Matahari sepenuhnya.

Gerhana Matahari Cincin dan Segala Hal yang Patut DiketahuiFoto: LAPAN


Kerucut umbra tidak sampai ke permukaan Bumi dan akan terbentuk kerucut tambahan yang disebut antumbra. Orang-orang yang berada dalam wilayah antumbra akan melihat Matahari tampak seperti cincin di langit. Inilah yang disebut Gerhana Matahari Cincin.

Ada lima fase Gerhana Matahari Cincin, yaitu saat kontak awal, kontak kedua, puncak gerhana, kontak ketiga, dan kontak akhir gerhana.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4