Jumat, 01 Jun 2018 17:32 WIB

Erupsi Gunung Merapi Terekam dari Luar Angkasa

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Dok Ketep Pass Foto: Dok Ketep Pass
Jakarta - Gunung Merapi kembali erupsi, Jumat (1/6/2018) pagi. Detik-detik peristiwa gunung menyemburkan abu vulkaniknya ke udara terekam melalui citra satelit luar angkasa.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) melalui citra satelit luar angkasa Himawari merekam kejadian pada pagi itu. Kemudian, Lembaga pemerintah nonkementerian itu memposting hasil rekaman tersebut di akun Instagram miliknya.

Dalam video dengan berdurasi singkatnya ini, LAPAN mengatakan Gunung Merapi yang mengalami erupsi mulai pukul 08.20 WIB menyemburkan debu vulkanik dari letusan freatik warna putih dari kawah merapi yang membumbung tinggi. Kondisi itu terlihat dari bayangan dari semburan debu vulkanik.



Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, tinggi kolom letusan mencapai 6.000 meter atau 6 kilometer di atas puncak.

Dari video ini juga terlihat bahwa abu vulkanik dari perut Gunung Merapi yang keluar langsung mengarah ke selatan atau tepatnya ke wilayah Yogyakarta.



Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo mengatakan, masyarakat masih bisa tinggal di rumahnya.



"Letusan hanya sesaat saja, status tetap waspada (level 2). Masyarakat belum perlu mengungsi. Tetap diimbau selalu waspada, masyarakat diimbau tenang," kata Sutopo.

BPPTKG mengatakan erupsinya Gunung Merapi tadi pagi berlangsung selama dua menit. Hingga saat ini, status Gunung Merapi masih waspada. Namun, baru saja Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) membuka kembali objek wisata di kawasan Gunung Merapi kemarin. Meski begitu, jalur pendakian masih tetap ditutup. Belum ada keterangan resmi TNGM terkait kondisi terkini Gunung Merapi. (agt/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed