Para peneliti di Amerika Serikat (AS) melakukan sebuah uji coba. Hasilnya, komputer bisa ngomong ketika seseorang sakit karena telah dilatih secara khusus untuk melakukannya.
Dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Rabu (14/9/2011), ilmuwan di Stanford University di California, AS menggunakan software pembelajaran untuk mengelompokkan data yang dihasilkan dari hasil pemindaian otak dan mendeteksi ketika seseorang merasa sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, kebanyakan dokter bergantung pada jawaban dari si pasien itu sendiri untuk menentukan apakah mereka sakit atau tidak. Padahal terkadang ada pasien tertentu seperti anak-anak, manula atau yang menderita demensia tidak bisa memberitahukan rasa sakit yang dideritanya. Dengan komputer ini, rasa sakit yang luput dari diganosa dokter pun dapat diketahui dengan mudah.
"Kami sangat berharap teknologi ini bisa menampilkan hasil deteksi penyakit yang lebih baik sehingga bisa memberikan perawatan yang lebih baik bagi penyakit kronis," kata Mackey.
(rns/ash)