Ide di balik robot ini adalah menciptakan sebuah robot yang bisa membantu para pasien yang terkena stroke, terlebih bagi mereka yang telah menderita lumpuh satu bagian sisi tubuh. Toyota rupanya tak sendirian dalam penggarapannya, mereka mengajak kerja sama Universitas Fujita Health untuk menguji robot terapi ini.
Dikutip detikINET dari Slash Gear, Selasa (19/10/2010), kabarnya Toyota sedang menciptakan versi baru robot tersebut dengan bobot yang lebih ringan namun tetap bisa cekatan untuk mengerjakan segala pekerjaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sayang, belum begitu banyak informasi yang bisa dikorek mengingat robot ini tengah diuji. Agaknya pihak universitas dan Toyota masih menjaga informasi rapat-rapat pada ciptaan baru mereka. Mudah-mudahan saja kita bisa segera melihat lebih banyak robot dalam waktu dekat.
(feb/wsh)