Robot 'flu babi' ini dipamerkan di ajang pameran Security & Safety Trade Expo (RISCON) di Tokyo. Robot menyerupai manusia (humanoid) ini sengaja dirancang untuk membantu para petugas kesehatan mendiagnosa gejala-gejala orang yang terkena flu babi dan cara perawatannya.
Seperti dikutip detikINET dari Switched, Senin (26/10/2009), robot itu menunjukkan gejala orang yang terkena flu babi, seperti panas berkeringat, merintih, menangis dan kejang. Jika tidak segera dirawat, gejalanya semakin parah dan kemudian si robot berhenti bernafas alias meninggal. Ini untuk menunjukkan betapa bahayanya jika penderita flu babi tidak ditangani secara baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan World Health Organisation (WHO), hingga 11 Oktober ini, telah ada sebanyak 4.735 orang yang meninggal karena terserang flu babi.
(faw/faw)