Para pembaca yang membuka halaman di mana iklan stasiun televisi CBS itu berada, akan menjumpai layar kecil seukuran layar ponsel. Layar itu secara otomatis akan memainkan film pendek mengenai produk yang diiklankan, lengkap dengan suara.
"Ini adalah bagian dari masa depan, sebuah cara untuk melibatkan konsumen dengan cara yang baru dan mengejutkan," tukas George Schweitzer, Marketing President CBS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ongkos iklannya pun jauh lebih tinggi. Diperkirakan para pemasang iklan dalam bentuk video itu harus membayar seratus kali lipat ketimbang jika mereka memasang iklan cetak konvensional.
Dikutip detikINET dari Telegraph, Jumat (21/8/2009), ongkos biaya bisa ditekan jika perangkat video itu bisa diproduksi secara murah, misalnya dengan mendirikan pabrik di negara seperti China. Ini bakal berguna jika nantinya memang koran bicara ala Harry Potter diproduksi massal.
(fyk/ash)