Selama bertahun-tahun, Apple punya satu 'dosa besar' yang membuat para penggemar gadget geleng-geleng kepala. Di saat ponsel Android kelas menengah seharga tiga jutaan sudah memamerkan layar mulus dengan refresh rate tinggi, lini iPhone standar selalu dibiarkan tertahan di angka 60Hz.
Alasan Apple biasanya sederhana: diferensiasi produk. Jika ingin layar mulus, silakan rogoh kocek lebih dalam untuk meminang versi Pro. Namun, kesabaran konsumen ada batasnya. Desakan, kritikan, hingga ejekan di media sosial tampaknya sukses membuat raksasa asal Cupertino ini 'tobat'.
Melalui kehadiran iPhone 17, Apple akhirnya membawa teknologi ProMotion 120Hz ke model dasar. Ini bukan sekadar pembaruan kecil, melainkan sebuah lompatan monumental yang langsung mengubah peta persaingan ponsel flagship.
Menurut saya, iPhone 17 adalah salah satu seri standar paling berharga dan paling layak beli dalam lima tahun terakhir. Mari kita bedah lebih dalam apa saja yang membuat ponsel ini begitu spesial.
Revolusi Layar yang Paling Dinanti
Mari kita mulai dari gajah di pelupuk mata: layar. iPhone 17 masih mengusung panel Super Retina XDR OLED berukuran 6.1 inci, sebuah ukuran yang banyak dianggap sebagai sweet spot untuk penggunaan harian. Tidak terlalu kebesaran untuk dikantongi, tapi cukup memadai untuk menikmati konten multimedia. Namun, bintang utamanya tentu saja adalah kehadiran teknologi ProMotion 120Hz yang selama ini dianakemaskan hanya untuk seri Pro.
Transisi dari 60Hz ke 120Hz pada iOS memberikan sensasi mulus yang sulit dijelaskan namun sangat terasa di ujung jari. Setiap sapuan layar saat scrolling lini masa media sosial, animasi saat membuka dan menutup aplikasi, hingga pengalaman bermain game yang mendukung frame rate tinggi terasa begitu instan dan responsif. Tidak ada lagi gejala stuttering tipis yang kadang masih terasa di iPhone generasi sebelumnya.
Lebih dari sekadar memanjakan mata, panel layar ini juga dilengkapi dengan teknologi LTPO (Low-Temperature Polycrystalline Oxide). Artinya, refresh rate ini bersifat adaptif. Saat detikers sedang membaca artikel statis atau melihat foto, layar akan menurunkan tingkat refresh ratenya secara otomatis untuk menghemat daya baterai.
Lapisan anti-reflective baru yang disematkan Apple juga layak diacungi jempol. Lapisan ini secara efektif meminimalisir pantulan cahaya matahari yang menyilaukan saat ponsel digunakan di luar ruangan pada siang bolong, sekaligus memberikan proteksi ekstra terhadap goresan-goresan halus yang kerap menjengkelkan.
Simak Video "iPhone 17 Series, Emang Boleh Sekeren Ini? "
(asj/fay)