Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Review Huawei MatePad Mini: Layar PaperMatte Bikin Betah Membaca

Review Huawei MatePad Mini: Layar PaperMatte Bikin Betah Membaca


Adi Fida Rahman - detikInet

Huawei MatePad Mini
Review Huawei MatePad Mini: Layar PaperMatte Bikin Betah Membaca Foto: Adi FR/detikINET
Daftar Isi
Jakarta -

Huawei kembali menghadirkan gebrakan di segmen tablet ringkas lewat MatePad Mini. Tablet berukuran 8,8 inch ini mengusung desain super tipis, layar Flexible OLED PaperMatte, performa mumpuni, serta dukungan M-Pencil Pro yang membuatnya bukan sekadar perangkat hiburan, tetapi juga teman produktivitas.

Selama beberapa pekan menggunakan Huawei MatePad Mini untuk membaca ebook, mencatat ide, bekerja, hingga bermain game, tablet ini memberikan pengalaman yang cukup berbeda dibanding tablet berukuran besar. Berikut ulasan singkatnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Desain: Tipis, Ringan, dan Premium

Huawei MatePad Mini langsung mencuri perhatian berkat bodinya yang sangat ramping. Dimensinya hanya 198,6 x 127,3 x 5,2 mm dengan bobot sekitar 260 gram. Ketebalan sekitar 5 mm membuatnya terasa seperti memegang iPhone Air versi tablet.

Dipadukan bezel super tipis 2,99 mm dengan screen-to-body ratio mencapai 92%, tampilan depannya terlihat modern dan premium. Finishing unibody berbahan metal memberikan kesan kokoh sekaligus elegan.

Huawei MatePad MiniHuawei MatePad Mini Foto: Adi FR/detikINET

Hal yang paling kami sukai adalah faktor portabilitasnya. MatePad Mini sangat nyaman digunakan dengan satu tangan, baik saat membaca buku digital di sofa, membalas email di kafe, hingga menonton film selama perjalanan. Ukurannya juga mudah masuk ke sling bag tanpa memakan banyak ruang.

Layar: OLED PaperMatte Memanjakan Mata

Inilah daya tarik terbesar MatePad Mini. Huawei membekalinya dengan layar Flexible OLED 8,8 inci beresolusi 2.5K (2560 x 1600 piksel) dengan kerapatan 343 PPI, refresh rate 120Hz, rasio kontras 2.000.000:1, dukungan 1,07 miliar warna, cakupan warna P3, serta tingkat kecerahan hingga 1.800 nits.

Namun angka spesifikasi tersebut bukan yang paling mengesankan. Teknologi PaperMatte Display benar-benar memberikan pengalaman berbeda.

Permukaan layar memiliki tekstur halus menyerupai kertas sehingga pantulan cahaya jauh berkurang dibanding panel glossy biasa. Di bawah lampu kantor maupun ketika digunakan di dekat jendela pada siang hari, refleksi layar tetap minim.

Hal ini membuat mata lebih nyaman saat digunakan dalam waktu lama. Refresh rate 120Hz juga membuat animasi, scrolling media sosial, hingga perpindahan halaman terasa sangat mulus.

Huawei MatePad MiniHuawei MatePad Mini Foto: Adi FR/detikINET

Jika harus memilih satu aktivitas yang paling cocok dilakukan di MatePad Mini, jawabannya adalah membaca ebook. Kombinasi PaperMatte, bobot yang ringan, serta ukuran yang pas membuat sensasinya benar-benar seperti memegang buku fisik.

Layar 8,8 inch begitu pas menampilkan satu halaman ebook ataupun manga, ditambah berkat bezel tipisnya makin memanjakan mata saat membaca.

Font terlihat tajam, perpindahan halaman berlangsung mulus, dan mode gelap pada panel OLED tampil sempurna dengan warna hitam pekat. Tak kalah pentingnya Huawei menyediakan Ebook Mode yang membuat tampilan layar semakin menyerupai kertas cetak. Ini memberikan kenyamanan membaca di malam hari dengan kondisi lampu tidak menyala.

Pengguna dapat mengatur tingkat kehangatan warna sehingga cahaya biru berkurang secara signifikan. Kami mencoba membaca novel digital selama hampir dua jam tanpa merasa cepat lelah.

Bagi yang hobi membaca, MatePad Mini menjadi salah satu pengalaman terbaik yang pernah kami rasakan di sebuah tablet. Membaca dokumen PDF, artikel panjang, hingga komik digital juga terasa sangat nyaman.

Huawei MatePad MiniHuawei MatePad Mini asik untuk nonton film Foto: Adi FR/detikINET

Selain membaca, kami juga menggunakan MatePad Mini untuk maraton beberapa series di WeTV dan Viu. Di sinilah kualitas panel Flexible OLED benar-benar terasa.

Warna tampil hidup dengan kontras tinggi khas OLED. Adegan malam memiliki hitam yang pekat tanpa terlihat abu-abu, sementara warna kulit dan pemandangan tampak natural.

Teknologi PaperMatte juga memberikan keuntungan saat menonton di ruangan terang. Pantulan lampu jauh lebih minim dibanding layar tablet glossy pada umumnya, sehingga adegan gelap tetap terlihat jelas tanpa terganggu refleksi.

Pengalaman multimedia semakin lengkap berkat speaker stereo yang menghasilkan suara lantang dengan pemisahan kanal kiri dan kanan yang terasa. Saat menonton adegan aksi atau konser, efek suara memiliki dimensi yang cukup baik sehingga tidak selalu membutuhkan earphone.

Satu hal yang kami rasakan, MatePad Mini memang terasa dibuat untuk aktivitas konsumsi konten. Ukuran layar 8,8 inch menurut kami berada di titik yang pas. Cukup besar untuk menikmati film dengan nyaman, tetapi tetap mudah digenggam saat menonton sambil rebahan atau ketika berada di perjalanan.

Performa: Gaming Mulus

Huawei membekali MatePad Mini dengan chipset Kirin 9010B, RAM 12 GB, serta penyimpanan internal hingga 256 GB. Untuk penggunaan sehari-hari, performanya nyaris tanpa cela. Membuka banyak tab browser, berpindah antar aplikasi, mengikuti video conference, streaming video, hingga editing dokumen berjalan lancar.

Kami juga mencoba beberapa game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, dan Genshin Impact. Hasilnya cukup memuaskan.

Huawei MatePad MiniMain game Huawei MatePad Mini Foto: Adi FR/detikINET

Mobile Legends dapat berjalan stabil dengan frame rate tinggi sehingga kontrol terasa responsif. PUBG Mobile juga mampu dimainkan dengan nyaman pada pengaturan grafis menengah.

Meski bodinya sangat tipis, suhu tablet tetap terkendali. Setelah bermain cukup lama memang terasa hangat, tetapi tidak sampai mengganggu kenyamanan.

Kami sempat melakukan pengujian benchmark. Hasil selaras dengan pengalaman yang dirasakan, sebagai berikut skornya:

  • Antutu 917.169
  • Geekbench sigle-core 1.292
  • Geekbench multi-core 3.455
  • PCMark
Huawei MatePad MiniHasil benchmark Huawei MatePad Mini Foto: Adi FR/detikINET


Baterai: Awet Meski Bodinya Tipis

Di balik bodinya yang hanya sekitar 5 mm, Huawei menyematkan baterai 6.400 mAh. Hasilnya cukup impresif.

Dalam penggunaan campuran yang meliputi membaca ebook, browsing, streaming video, mencatat, hingga bermain game sesekali, tablet mampu bertahan seharian penuh. Saat digunakan membaca ebook, konsumsi dayanya sangat irit.

Huawei MatePad MiniHasil benchmark baterai Huawei MatePad Mini Foto: Adi FR/detikINET

Bahkan setelah sesi membaca cukup lama, persentase baterai hanya berkurang sedikit. Kami coba menguji kemampuan baterai, skor PCMark Work 3.1 menembus 13 jam 47 menit.

Huawei juga membekali MatePad Mini dengan 66W SuperCharge yang mampu mengisi ulang baterai dengan cepat sehingga waktu menunggu menjadi jauh lebih singkat. Hanya butuh waktu 50 menit untuk membuat baterai terisi penuh.

M-Pencil Pro: Menulis Terasa Seperti di Atas Kertas

Dalam paket penjualan diberikan case yang terhesan premium. Selain itu, MatePad Mini turut memberikan M-Pencil Pro, dan menurut kami inilah salah satu kombinasi stylus terbaik di kelas tablet mini.

Latensinya sangat rendah sehingga tinta digital mengikuti gerakan tangan hampir tanpa jeda. Berkat permukaan PaperMatte, goresan stylus terasa memiliki sedikit gesekan layaknya menulis di atas kertas.

Huawei MatePad MiniHuawei MatePad Mini Foto: Adi FR/detikINET

Kami menggunakannya untuk membuat jurnal harian, mencatat hasil rapat, hingga menandai dokumen PDF. Semuanya terasa natural.

Fitur palm rejection bekerja sangat baik sehingga tangan dapat bertumpu di layar tanpa memicu sentuhan yang tidak diinginkan.
Huawei Notes juga menyediakan berbagai fitur berbasis AI, mulai dari merapikan tulisan tangan, mengubah tulisan menjadi teks digital, hingga mengatur layout catatan secara otomatis.

Bagi mahasiswa, pekerja kantoran, maupun kreator yang gemar menuangkan ide secara manual, pengalaman menulis di MatePad Mini sangat memuaskan.

Huawei MatePad MiniHuawei MatePad Mini untuk produktivitas Foto: Adi FR/detikINET

HarmonyOS: Produktivitas Semakin Matang

MatePad Mini menjalankan HarmonyOS 5.1 yang terasa semakin matang sebagai sistem operasi tablet. Antarmukanya bersih, ringan, dan mudah dipahami. Fitur multitasking memungkinkan membuka beberapa aplikasi sekaligus dengan mudah, misalnya membaca referensi di satu sisi sambil mencatat di sisi lainnya.

Kolaborasi dengan perangkat Huawei lain juga menjadi nilai tambah. Transfer file, sinkronisasi, hingga penggunaan lintas perangkat berlangsung mulus melalui ekosistem Super Device.

Soal aplikasi harian, kini kebutuhan tersebut jauh lebih mudah dipenuhi melalui AppGallery. Banyak aplikasi populer yang sudah tersedia, mulai perbankan, kreativitas hingga produktivitas.

Salah satu yang wajib tentu saja WPS Office PC untuk bekerja. Capcut untuk editing video, dan tidak ketinggalan GoPaint untuk mencoba melukis.

Huawei MatePad MiniHuawei MatePad Mini Foto: Adi FR/detikINET

Opini detikINET

Huawei MatePad Mini berhasil menawarkan pengalaman yang berbeda dibanding tablet yang ada di pasaran saat ini. Desainnya sangat tipis dan ringan, tetapi tetap dibekali layar berkualitas tinggi, performa yang andal, serta fitur produktivitas lengkap.

Yang paling menonjol adalah pengalaman membaca ebook. Teknologi PaperMatte benar-benar membuat layar terasa seperti kertas sehingga membaca berjam-jam tetap nyaman.

Dukungan M-Pencil Pro juga menjadikan tablet ini pengganti buku catatan digital yang sangat menyenangkan digunakan. Untuk hiburan, performanya cukup kuat menjalankan game populer dengan lancar, sementara baterainya sanggup menemani aktivitas seharian.



(afr/afr)






Hide Ads