Review Oppo A53, Ponsel Rp 2 Jutaan untuk Temani Belajar di Rumah

Review Oppo A53, Ponsel Rp 2 Jutaan untuk Temani Belajar di Rumah

Virgina Maulita Putri - detikInet
Senin, 05 Okt 2020 09:06 WIB
Oppo A53
Oppo A53, Ponsel Rp 2 Jutaan untuk Temani Belajar di Rumah Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Beberapa waktu yang lalu, Oppo A53 resmi meluncur di Indonesia. Dilepas dengan harga Rp 2 jutaan, ponsel ini menargetkan segmen menengah ke bawah dengan membawa beberapa fitur yang masih jarang ditemukan di segmen ini.

Beberapa fitur yang menjadi andalan Oppo A53 antara lain layar dengan refresh rate 90Hz, chipset Snapdragon 460 dan desain punch-hole. Lalu seperti apa kinerja ponsel ini? Setelah menjajal Oppo A53 selama beberapa minggu, berikut ulasan lengkapnya.

Desain

Oppo A53 hadir dalam dua pilihan warna yaitu Fancy Blue dan Power Black. Unit yang saya gunakan adalah Fancy Blue yang hadir dengan warna gradasi dari biru hingga keperakan.

Jika terkena cahaya, bagian belakang ponsel ini juga memperlihatkan garis-garis pelangi yang cantik. Warna-warni ini dihasilkan oleh teknologi desain 3D Iridescent Wave yang digunakan Oppo.

Oppo A53Oppo A53 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Dengan tebal 8,4 mm dan lebar 75,1 mm, Oppo A53 dapat digenggam menggunakan satu tangan dengan mudah. Apalagi sisi kiri dan kanannya dibuat melengkung sehingga lebih nyaman digenggam saat browsing atau menggunakan media sosial.

Di bagian belakang ponsel terdapat tiga kamera belakang dan flash LED yang diposisikan secara vertikal di sisi kanan atas. Tidak jauh dari kamera, terdapat sensor sidik jari di bagian belakang.

Tombol power terdapat di sisi kanan ponsel, sedangkan tombol volume dan slot untuk kartu SIM dan microSD terletak di sisi kiri. Di bagian bawah ponsel bisa ditemukan port USB type-C yang diapit dengan headphone jack 3,5 mm dan speaker.

Seperti ponsel kekinian lainnya, Oppo A53 mengusung desain punch-hole di sisi kiri atas layar untuk menempatkan kamera depan. Desain ini membuat bezel di sisi kiri, kanan dan atas terlihat sangat tipis, tapi bezel di bagian bawah masih terlihat cukup tebal.

Layar dan Audio

Display Oppo A53 menggunakan panel LCD berukuran 6,5 inch dengan resolusi 1600 x 720 pixel. Layar ini memiliki rasio 20:9 dan dilindungi dengan Gorilla Glass 3.

Oppo A53 juga mendukung refresh rate 90Hz serta touch sampling rate 120Hz. Refresh rate yang tinggi ini terbukti memberikan pengalaman yang lebih mulus saat menjelajahi dunia maya, saat menggunakan media sosial, bahkan saat main game.

Fitur lain yang diberikan AI Brightness technology, secara otomatis akan menyesuaikan lampu latar setelah mempelajari preferensi kecerahan penggunanya. Fungsi ini akan melindungi sekaligus membuat mata nyaman.

Oppo A53Oppo A53 Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Layar Oppo A53 terbilang cerah dan warna yang dihasilkan cukup vivid meski tidak mengusung resolusi yang tinggi. Menonton video HD di YouTube pun bisa dinikmati dengan optimal.

Ponsel ini juga sudah mendapatkan sertifikasi Widevine L1, jadi kalian bisa menonton konten berlisensi dari Netflix dengan resolusi tertinggi. Tapi karena keterbatasan spesifikasi, resolusi playback tertinggi mentok di HD.

Pengalaman saat menonton film dan video juga semakin meningkat berkat super dual speaker dan dukungan teknologi Dirac 2.0. Teknologi ini memberikan efek suara terbaik saat bermain game, mendengarkan musik dan menonton film.