News From Blog
'Efek Slashdot' ala Indonesia
- detikInet
Jakarta -
Kejadian yang dialami Priyadi's Place sudah menjadi efek Slashdot ala Indonesia?Efek Slashdot adalah sebuah contoh sebuah situs Web yang lebih populer dapat menyebabkan persoalan pada situs Web kurang populer akibat kedatangan pengunjung yang bertubi-tubi. Hal ini berasal dari salah satu taut di situs Web populer tersebut yang mendorong pengunjung mereka untuk mendatangi situs Web yang diacu dan biasanya berskala lebih kecil.Kedatangan pengunjung dalam jumlah besar dan pada periode yang sangat singkat menyebabkan peladen Web (Web server) kewalahan dan kemudian lumpuh (down). Di antara situs blog pun efek ini sudah terasa dalam skala kecil. Sebuah blog yang lebih populer jika memasang taut ke blog lain yang sebelumnya 'sepi-sepi saja' dapat menyebabkan lonjakan kedatangan pengunjung di tempat sepi tersebut.Positifnya: situs yang terkena efek Slashdot dapat menjadi lebih populer karena dikunjungi oleh banyak pengunjung baru. Atau setidaknya melonjakkan angka statistik pengunjung yang direkam oleh peladen Web. Sedangkan sisi negatifnya: terdapat kemungkinan situs Web yang bersangkutan lumpuh total akibat kewalahan diserbu pengunjung. Seperti halnya yang dengan jenaka ditulis oleh Priyadi Iman Nurcahyo,Maaf, saya sedang dipijat karena kecapean melayani pengunjung dari detikcom. Silakan kembali lagi dalam 3 jam setelah saya segar bugar. :)Tertanda, server priyadi.netTulisan di Detik, Misteri Blogger Asal Solo - Debat Sha di Priyadi.net menjadi penyebab 'kecelakaan' di atas.Selamat mengotak-atik konfigurasi peladen Web untuk Priyadi, supaya lebih siap lagi menerima efek Slashdot ala Indonesia berikutnya.Seperti diambil dari tulisan di blog Direktif tertanggal Jumat, 26 Agustus 2005, 16:04. Tulisan asli dapat dilihat di blog Direktif.
(/)