Senin, 28 Jan 2019 09:20 WIB

Google Secara Perlahan Matikan Waze?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Aplikasi Waze. Foto: detikINET/Rinto Heksantoro Aplikasi Waze. Foto: detikINET/Rinto Heksantoro
Jakarta - Berbicara mengenai aplikasi layanan navigasi, maka pengguna smartphone rata-rata memanfaatkan Google Maps maupun Waze. Nah, beredar kabar bahwa Google akan mematikan Waze, kenapa begitu?

Waze sendiri diakusisi oleh Google pada Juni 2013 dengan mahar USD 1,1 miliar. Baik Waze dan Maps 'saling bertarung' menghadirkan fitur memanjakan bagi pengguna saat menjajal aplikasinya.



Sayangnya, secara perlahan ada yang aneh. Google membekali beragam fitur anyar untuk Maps, bahkan fitur tersebut sebelumnya tersemat di Waze.

Terbaru, Maps memiliki fitur berupa pemberitahuan batas kecepatan penggunanya bila dinilai sudah ngebut dan memberitahu pengemudi ketika mereka mendekati pengawas kecepatan kendaraan. Bagi yang terbiasa dengan Waze, kedua fitur tersebut sudah lebih dulu ada di Waze.

Tonton video: Wah Google Buka Kemungkinan Bakal ''Pensiunkan'' Waze

[Gambas:Video 20detik]



Dilansir dari Phone Arena, Sabtu (26/1/2019), Maps juga akan segera memiliki fitur yang di mana di dalamnya dapat melaporkan tentang kerusakan atau hambatan di jalanan.


Selain itu, fitur yang akan menjadi daya tarik lainnya adanya pemandu arah yang disuarakan oleh tokoh selebiriti maupun suara pengguna sendiri akan ada juga di Maps, setelah sebelumnya di Waze.

Maka pertanyaan besar pun muncul. Apakah dengan peralihan fitur-fitur di Waze ke Maps ini menandakan kalau Google akan mematikan Waze secara perlahan-lahan?


(agt/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed