Otoritas China mengeksekusi seorang pria karena membunuh rekannya, seorang taipan game miliarder, Lin Qi. Pada tahun 2020, Xu Yao yang merasa tidak puas meracuni Lin karena menyingkirkannya tak lama setelah ia membantu Lin mendapatkan kesepakatan dengan Netflix.
Perusahaan milik Lin, Yoozoo Games, memegang hak adaptasi film untuk trilogi fiksi ilmiah China yang kemudian diangkat oleh Netflix menjadi serial terkenal berjudul 3 Body Problem.
Xu dijatuhi hukuman pada tahun 2024 dan eksekusinya, yang dilaporkan terjadi pada 21 Mei, dikonfirmasi Yoozoo Games melalui sebuah pernyataan bahwa keadilan pada akhirnya telah ditegakkan.
"Kami sangat berduka atas kepergian Bapak Lin dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarganya. Sebagai rekan kerja yang pernah berjuang bersamanya, seluruh anggota perusahaan bersyukur atas objektivitas proses peradilan ini," tulis perusahaan itu.
Trilogi fiksi ilmiah 3 Body Problem diadaptasi dari novel Remembrance of Earth's Past karya penulis China, Liu Cixin. Pertama kali diterbitkan dalam bahasa Mandarin, buku-buku tersebut telah diterjemahkan ke dalam hampir 30 bahasa dan menginspirasi berbagai adaptasi.
Adaptasi Netflix pada tahun 2024 menjadi salah satu tontonan yang paling banyak disaksikan di platform streaming tersebut. Nama Lin pun dicantumkan secara anumerta sebagai salah satu produser eksekutifnya.
Pada tahun yang sama, dikutip detikINET dari BBC, Xu dijatuhi hukuman atas pembunuhan Lin. Pengadilan menggambarkan taktik pembunuhannya sebagai sangat keji.
Kematian Lin mengejutkan industri game di China dan mancanegara. Lin adalah pendiri Yoozoo Games, pengembang yang berbasis di Shanghai dan paling dikenal luas lewat game strategi Game of Thrones: Winter Is Coming.
Di 2018, Lin menunjuk Xu untuk memimpin Three-Body Universe, anak perusahaan yang bertugas mengelola proyek-proyek terkait waralaba fiksi ilmiah tersebut. Namun, hubungan mereka retak di 2020 ketika Lin memutuskan untuk menugaskan eksekutif lain memimpin operasi bisnis.
Setelah itu, Xu menyamarkan zat mematikan sebagai pil probiotik dan memberikannya kepada Lin. Desember 2020, Lin pergi ke rumah sakit setelah merasa tidak enak badan. Ia meninggal dunia sembilan hari kemudian, di usia 39 tahun.
Pada saat itu, ia diyakini memiliki kekayaan bersih sekitar 6,8 miliar yuan, berdasarkan daftar Hurun China Rich List. Polisi menangkap Xu beberapa hari setelah Lin dirawat di rumah sakit.
Simak Video "Video Trump Terapkan Hukuman Mati Bagi Pembunuh di Washington"
(fyk/fyk)