×
Ad

Gila! Cloud Microsoft Dipakai Intai Palestina, GM di Israel Dicopot

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Selasa, 19 Mei 2026 13:15 WIB
Cloud Microsoft dipakai Israel untuk memata-matai warga Palestina, GM Microsoft di Israel pun dicopot (Foto: Getty Images/Craig T Fruchtman)
Jakarta -

General Manager Microsoft Israel, Alon Haimovich dicopot dari jabatannya. Hal ini karena skandal penyalahgunaan cloud untuk mengintai warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat.

Alon Haimovich telah memegang jabatannya selama 4 tahun. Dilansir dari TRT dan Times of Israel, Selasa (19/5/2026) Microsoft Israel untuk sementara diambil manajemennya oleh Microsoft Prancis.

Skandal ini berawal dari laporan The Guardian dan +972 Magazine yang mengungkapkan badan intelijen Israel memakai server Microsoft untuk menjalankan operasi pemantauan massal terhadap komunikasi rakyat Palestina.

Pada awalnya, ada kesepakatan tahun 2021 antara CEO Microsoft Satya Nadella dan Komandan Unit 8200 Israel (intelijen militer), Yossi Sariel untuk penggunaan cloud. Setelah Peristiwa 7 Oktober 2023, Unit 8200 memperluas penggunaan infrastruktur cloud mereka di Microsoft.

Dalam penyelidikan The Guardian, pihak militer Israel diam-diam menyimpan database panggilan telepon warga Palestina di server Microsoft yang ada di Eropa. Saat publikasi temuan dari Guardian, cloud Microsoft sudah dipakai untuk merekam jutaan telepon warga Palestina.

Presiden Microsoft Brad Smith mengatakan hasil kajian internal membenarkan laporan The Guardian. Kemenhan Israel memakai server penyimpanan Azure di Belanda dan aksesnya ke layanan AI. Microsoft mengatakan sudah mematikan layanan penyimpanan cloud untuk unit di dalam Kemenhan Israel.




(fay/fyk)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork