Roblox resmi memperkenalkan dua jenis akun berbasis usia yang dirancang khusus untuk pengguna muda: Roblox Kids dan Roblox Select. Langkah ini merupakan bagian dari upaya platform game asal Amerika Serikat itu memenuhi regulasi perlindungan anak di dunia maya, termasuk Peraturan Pemerintah (PP) Tunas yang berlaku di Indonesia.
Dalam pernyataan resminya, David Baszucki, Founder dan CEO Roblox, mengungkapkan bahwa pembaruan ini akan mulai berlaku pada awal Juni 2026.
"Pembaruan ini akan menggabungkan pengecekan usia, pengaturan bawaan akun, rating konten, moderasi berkelanjutan, dan kontrol orang tua yang diperluas ke dalam satu kerangka terpadu bagi pengguna muda," tulis Baszucki dikutip dari newsroom Roblox.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua Jenis Akun, Dua Kelompok Usia
Di Indonesia, Roblox Kids diperuntukkan bagi pengguna berusia 5-12 tahun, sementara Roblox Select untuk usia 13-15 tahun. Penetapan akun dilakukan secara otomatis berdasarkan teknologi verifikasi usia global Roblox atau konfirmasi dari orang tua yang terverifikasi.
Pengguna Roblox Kids hanya dapat mengakses game berlabel konten Minimal atau Mild, serta tidak dapat menggunakan fitur chat dalam kondisi apapun. Sementara pengguna Roblox Select mendapat akses ke game berlabel hingga Moderate, dengan kemampuan obrolan terbatas hanya kepada teman tepercaya (trusted friends) atas persetujuan orang tua.
Akun juga akan bertransisi secara otomatis seiring bertambahnya usia. Roblox Kids akan beralih menjadi Roblox Select saat pengguna menginjak usia 13 tahun, dan kemudian menjadi akun Roblox standar ketika pengguna berusia 16 tahun.
"Dengan peluncuran Roblox Kids dan Roblox Select, kami mengubah cara pemain menemukan hingga memainkan gim di platform kami secara fundamental. Keamanan bukanlah fitur yang statis, melainkan sebuah proses yang terus berkembang seiring pertumbuhan anak," ujar Matt Kaufman, Chief Safety Officer Roblox.
"Meski tidak ada sistem yang sempurna, akun yang disesuaikan dengan usia ini dirancang untuk membantu orang tua mengurangi ketidakpastian dan memastikan pengalaman pengguna selaras dengan usia mereka."
Jenis akun Roblox terbaru Foto: Roblox |
Khusus untuk Indonesia, seluruh akun pengguna di bawah 16 tahun diwajibkan memiliki verified parental consent (VPC) atau persetujuan orang tua yang terverifikasi. Tanpa verifikasi ini, pengguna tidak akan dapat mengakses fitur chat maupun game dengan rating Moderate ke atas.
Kontrol orang tua pun diperluas. Orang tua kini dapat memblokir game secara individual hingga anak berusia 16 tahun, mengelola pengaturan chat, hingga memberikan akses khusus ke game tertentu yang sebelumnya tidak tersedia di akun default anak. Roblox juga menyajikan transparansi penuh kepada orang tua mengenai game apa yang paling banyak dimainkan anak beserta siapa saja teman virtualnya.
Roblox menerapkan proses seleksi game berlapis untuk memastikan konten yang tersedia di Roblox Kids dan Roblox Select sesuai usia. Pertama, kreator wajib menyelesaikan verifikasi identitas, mengaktifkan verifikasi dua langkah, dan berlangganan Roblox Plus secara aktif.
Kedua, Roblox menganalisis secara real-time bagaimana pengguna berusia 16 tahun ke atas berinteraksi dengan game baru, sebagai indikator kelayakan untuk pengguna yang lebih muda. Ketiga, setiap game mendapatkan label tingkat kedewasaan konten (Minimal, Mild, atau Moderate), dengan pengecualian otomatis untuk game bertema isu sensitif, interaksi dengan orang asing, atau yang memperbolehkan gambar bebas.
Larry Magid, CEO ConnectSafely, menilai semua langkah ini menetapkan standar perlindungan lebih tinggi.
"Dengan menggabungkan verifikasi usia, akuntabilitas kreator yang lebih kuat, serta kontrol orang tua, Roblox membantu menetapkan standar yang lebih tinggi dalam melindungi pengguna muda, sekaligus tetap menjaga pengalaman online yang positif," kata Magid.
Roblox Foto: Roblox |
Kolaborasi dengan Komdigi
Roblox menegaskan terus berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak Indonesia. Platform ini juga telah mengintegrasikan Indonesia Game Rating System (IGRS) yang diluncurkan Januari lalu, dan berencana bertransisi ke kerangka International Age Rating Coalition (IARC) pada tahun ini.
Baszucki menegaskan bahwa investasi dalam keamanan sejak tahap desain (safety by design) adalah prioritas utama perusahaan.
"Dalam hal keamanan, kami melakukan hal yang benar - termasuk penyaringan proaktif, pengecekan usia, kontrol orang tua, dan penyediaan rating konten yang jelas - karena kesejahteraan komunitas kami adalah prioritas tertinggi kami," tulisnya.
(afr/afr)



