Ijazah Palsu via Internet, Ribuan Guru Diperiksa
- detikInet
Seoul -
Negara semaju Korea Selatan pun masih direpotkan dengan ijazah palsu. Ribuan guru di sana diperiksa polisi karena diduga membeli ijazah palsu via internet.Polisi Korea Selatan mengatakan bahwa mereka sedang menginterogasi 13 guru dari berbagai institusi pendidikan swasta setempat. Ke 13 guru dari wilayah Daegu ini menjadi tersangka dalam pembelian ijazah palsu melalui broker penjual ijazah online. Mereka juga sedang memeriksa kebenaran kualifikasi akademik dari ribuan guru yang lain dalam kasus pemalsuan ijazah secara online. "Sebuah investigasi sedang dilakukan di Seoul maupun kota-kota besar lainnya," kata juru bicara kepolisian nasional Korsel seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (27/7/2007).Kasus ini menyeruak saat direktur dari lembaga festival kesenian kontemporer terbesar Korsel, Gwangju Bienalle diketahui memalsukan ijazah dari universitas di Amerika Serikat. Seorang pembawa acara radio berbahasa Inggris juga diketahui menggunakan ijazah palsu dari universitas di Inggris melalui pembelian via internet.Polisi pun segera menindaklanjuti kasus tersebut dengan memeriksa sekitar 3.000 guru institut swasta di utara Seoul setelah adanya laporan bahwa terdapat broker yang menjual ijazah palsu secara online dengan harga US$ 1643 (sekitar Rp 15 juta) per lembarnya.
(wsh/wsh)