Terkait Pembajakan
AS Siap Ambil langkah Tegas untuk Cina
- detikInet
Washington -
Amerika Serikat bersiap mengambil langkah tegas terhadap Cina, akibat semakin maraknya pembajakan produk-produk keluaran negara adidaya tersebut. Langkah selanjutnya, Amerika mengancam akan melakukan protes melalui jalur Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) atas pelanggaran HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) ini. Sebenarnya, tahun lalu Amerika telah memberikan perpanjangan waktu kepada Cina untuk mengurangi penyebaran pembajakan dan pemalsuan barang-barang produksi Amerika sebelum menempuh jalur WTO."Akhir Oktober tahun lalu, kami telah memberitahukan kepada (pemerintah) Cina akan mengajukan tuntutan, namun mereka kemudian meminta diadakan diskusi bilateral lebih dulu sehingga kami setuju untuk membatalkan tuntutan dengan dukungan dari kelompok industri Amerika," ujar Karan Bhatia, perwakilan deputi perdagangan Amerika, pada acara dengar pendapat terkait isu perdagangan dengan Cina.Setelah lima bulan berjalan, lanjut Bhatia, tetapi tetap tidak ada penyelesaian yang dicapai. "Jika negosiasi ini gagal maka kami akan memprosesnya melalui jalur WTO," jelasnya, seperti dilansir InformationWeek dan dikutip detikINET, Sabtu (17/2/2007).Diperkirakan akibat pembajakan yang dilakukan di negeri tirai bambu ini, industri software, musik dan penerbit buku Amerika mengalami kerugian mencapai milyaran dollar tiap tahunnya. Namun sebelum langkah tegas selanjutnya diambil, kalangan industri akan lebih dulu berkonsultasi jajaran kabinet Presiden George Bush dan anggota kongres untuk memutuskan langkah selanjutnya."Anggota level atas pemerintah Cina menyatakan hal yang benar, mereka memiliki hukum dan regulasi. Masalahnya, tidak ada kemajuan yang berarti dalam upaya penuntasan aktivitas pembajakan dan pemalsuan di Cina," kilah Bhatia."Keinginan kami yang juga didukung oleh kalangan industri adalah mendapatkan hasil yang pasti untuk penyelesaian masalah ini. Dan jika masalah ini memungkinkan untuk diselesaikan melalui dialog, maka itu akan menjadi pilihan utama," tambahnya.Deadline Olimpiade 2008Sander Levin, dari subkomite perdagangan House Ways and Means Amerika berpendapat, pemerintah Amerika dianggap menunggu terlalu lama sebelum membawa permasalahan pembajakan ini ke WTO.Levin berkeras, pemerintah Amerika seharusnya mendesak Cina untuk menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam perlindungan HaKI sebelum negara tirai bambu tersebut melaksanakan Olimpiade 2008 di Shanghai.Senada dengan Levin, Dan Glickman yang merupakan presiden Motion Picture Association of America juga berpendapat, batas akhir bagi Cina harus dibatasi hingga Olimpiade 2008 mendatang."Mereka memiliki kesempatan untuk menunjukkan pada dunia bahwa mereka bermain sesuai aturan hukum, atau mereka juga berkesempatan menunjukkan kepada dunia bahwa mereka melanggar hukum," tandas Glickman.
(ash/ash)