Jelang KTT G20, Kominfo Tangkis Pengguna Spektrum Frekuensi Ilegal

Jelang KTT G20, Kominfo Tangkis Pengguna Spektrum Frekuensi Ilegal

ADVERTISEMENT

KTT G20

Jelang KTT G20, Kominfo Tangkis Pengguna Spektrum Frekuensi Ilegal

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 15 Nov 2022 06:45 WIB
Dirjen SDPPI Kominfo Ismail
Kominfo pastikan keamanan komunikasi jelang KTT G20 Bali. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Badung -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan jaringan telekomunikasi berjalan lancar saat berlangsungnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15-16 November 2022.

Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo, Ismail, mengatakan pemerintah sudah melakukan serangkaian uji coba terhadap agar tidak mengalami gangguan saat puncak pertemuan antar kepala negara G20 tersebut.

Disampaikan Ismail ada dua unsur yang diperhatikan olehnya terkait persiapan jelang KTT G20, yaitu infrastruktur telekomunikasi dan spektrum frekuensi.

"Beberapa bulan kita persiapkan dengan baik untuk infrastruktur telekomunikasi, alhamdulillah sudah sampai level 100% ready dan kita sudah melakukan proses uji coba mematikan jalur, backup itu dicoba, termasuk baterai, listrik, kemudian segala macam dicoba. Jadi, memitigasi terjadi risiko kegagalan tersebut," tutur Ismail ditemui di Nusa Dua, Bali, Senin (14/11/2022).

Lalu, mengenai spektrum frekuensi, Ismail menjelaskan bahwa Kominfo memantau adanya pengguna spektrum secara ilegal di lokasi yang dapat mengacaukan jalannya KTT G20 Bali.

"Spektrum frekuensi ini sesuatu kegiatan nggak keliatan tapi menentukan, banyak unsur-unsur soal keamanan dan keselamatan yang terkait penggunaan peralatan spektrum frekuensi," ucapnya.

"Misalnya, untuk penerbangan, cuaca, alat-alat pengamanan presiden, jamming, dan sebagainya, itu sudah dilakukan dua kali uji coba dengan menghidupkan alat-alat yang akan digunakan. Mudah-mudahan spektrum frekuensi ini tidak terganggu," sambung Dirjen SDPPI ini.

Begitu pula, Kominfo melakukan monitoring penggunaan spektrum frekuensi di luar lokasi KTT G20 tak luput jadi perhatian mereka untuk diamankan.

"Di luar sudah clearrance. Jadi, sudah dilakukan proses pembersihan terhadap sebagai pengguna spektrum frekuensi ilegal yang kadang-kadang masih muncul sebelum G20. Insya Allah sekarang sudah siap," kata Ismail optimis.

Kominfo juga mengerahkan tim dengan mendirikan posko terpadu di setiap titik kegiatan yang mana di sana dibekali dengan perangkat dan alat ukur pengamanan untuk mengamankan spektrum frekuensi.



Simak Video "Melihat Titik Jumpa Jurnalis Lintas Negara di KTT G20 Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT