Suntik Mati TV Analog, Menkominfo: Biar Enak Nonton Piala Dunia

Suntik Mati TV Analog, Menkominfo: Biar Enak Nonton Piala Dunia

ADVERTISEMENT

Suntik Mati TV Analog, Menkominfo: Biar Enak Nonton Piala Dunia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Jumat, 07 Okt 2022 15:30 WIB
Menkominfo Johnny G Plate
Foto: Agus Tri Haryanto
Jakarta -

Suntik mati TV analog di seluruh Indonesia kurang dari sebulan lagi. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengajak seluruh elemen untuk turut menyukseskan Analog Switch Off (ASO).

Terlebih bulan depan ada ajang Piala Dunia 2022, sehingga masyarakat bisa nonton pertandingan sepak bolak akbar empat tahunan itu dengan kualitas gambar bersih dan suara jernih di TV digital.

Sebagai informasi, batas akhir proses migrasi TV analog ke digital ini pada 2 November 2022, seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Cipta Kerja.

"Undang-undang mensyaratkan ASO itu (batas akhirnya) pada 2 November 2022, dan penyelenggara mux sudah memberikan komitmen untuk memberikan sosialisasi yang masif untuk menyiapkan ekosistemnya yang baik agar penyelenggaraan ASO berjalan dengan baik," tuturnya di Jakarta, Jumat (7/10/2022).

Di sisi lain, masyarakat juga memeriksa perangkat televisi yang dimiliki, apakah masih TV analog atau sudah TV digital. Apabila masih analog, Menkominfo mengimbau masyarakat memanfaatkan set top box agar dapat menikmati siaran TV digital.

Sementara itu, untuk keluarga miskin ekstem terus didistribusikan set top box gratis TV digital, yang mana bantuan tersebut berasal dari penyelenggara mux dan dibantu sisanya oleh Kominfo.

"Kami juga minta penyelenggara M mux supaya set top box yang dibagikan itu bisa didistribusikan dan dipasang segera di televisi masyarakat," ucapnya.

"Apalagi nanti di November, Desember ini kan ada event besar dunia, ada Piala Dunia 2022, yang kalau sudah digital, mudah-mudahan lebih enak nontonnya, lebih jernih nontonnya," sambungnya.

Menkominfo mengatakan proses penghentian siaran TV analog yang kemudian digantikan oleh siaran TV digital merupakan pekerjaan tidak mudah. Untuk itu, kata Johnny, perlu dukungan seluruh pihak untuk menyukseskan ASO ini.

"Marilah kita bekerja bersama-sama, ASO bukan pekerjaan yang mudah, apalagi negara sebesar Indonesia yang terdiri dari kepulauan-kepulauan yang sangat banyak, jadi tidak mudah," pungkasnya.



Simak Video "Hitung Mundur Siaran TV Analog Dimatikan"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT