Peringatan, TV Analog di Jabodetabek 5 Hari Lagi Kiamat

Peringatan, TV Analog di Jabodetabek 5 Hari Lagi Kiamat

ADVERTISEMENT

Peringatan, TV Analog di Jabodetabek 5 Hari Lagi Kiamat

Tim - detikInet
Jumat, 30 Sep 2022 13:04 WIB
Ilustrasi migrasi TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO).
Peringatan, TV Analog di Jabodetabek 5 Hari Lagi Kiamat. Foto: Getty Images/EyeEm/Rene Wassenbergh / EyeEm
Jakarta -

Siaran TV analog di area Jabodetabek akan dimatikan pada 5 Oktober 2022. Masyarakat yang di tinggal wilayah tersebut, tentunya harus bersiap-siap dan segera pindah ke TV digital, jangan sampai televisi di rumah jadi mati mendadak.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memutuskan penghentian di sejumlah daerah, termasuk Jabodetabek yang merupakan episentrum dari kegiatan pertelevisian di Indonesia.

Adapun daerah administratif yang terdampak pelaksanaan Analog Switch Off (ASO) di Jabodetabek terdiri dari 14 kabupaten/kota, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kabupaten Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

"Penghentian siaran TV analog (Jabodetabek) akan dilakukan serempak pada 5 Oktober 2022, pukul 24.00 WIB," kata Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika, Rosarita Niken Widiastuti dalam konferensi pers, Jumat (23/8/2022), di markas Kominfo, Jakarta Pusat.

Berikut cara migrasi dari TV analog ke TV digital:

  1. Pastikan di daerahmu sudah terdapat siaran TV digital. Untuk mengetahuinya bisa unduh aplikasi Sinyal TV Digital di Play Store maupun App Store
  2. Gunakan antena biasa, baik yang dipasang luar rumah atau di dalam rumah
  3. Pastikan bahwa pesawat televisi sudah dilengkapi penerima siaran TV digital DVB-T2
  4. Jika televisi detikers analog, maka bisa diakali dengan menggunakan alat tambahan bernama set top box
  5. Setelah perangkat televisi tersambung, pilih opsi pengaturan/setting
  6. Pilih auto scan untuk memindah program siaran TV digital

Dalam melakukan suntik mati TV analog ini, Kominfo menggunakan cara multiple ASO, yakni penghentian siaran analog yang dilakukan secara terus-menerus sampai batas akhir migrasi penyiaran pada 2 November 2022.

Untuk menerapkan suatu daerah sudah ASO atau belum, kini mengacu pada tiga kriteria utama, yaitu:

  1. Terdapat siaran televisi analog di wilayah yang akan dihentikan siarannya.
  2. Wilayah yang tercakup dengan siaran televisi analog sudah siap digantikan dengan siaran TV digital.
  3. Bantuan Set Top Box (STB) untuk rumah tangga miskin di daerah tersebut sudah terdistribusi.


Bantuan set top box gratis TV digital tersebut bersumber dari penyelenggara multipleksing (mux) sebanyak 5,7 juta unit yang disalurkan ke seluruh wilayah Indonesia. Adapun,Kominfo juga turut menyalurkan bantuan sebanyak satu juta unit STB gratis kepada rumah tangga miskin itu.

Sementara itu, bagi kelompok masyarakat mampu diimbau untuk membeli perangkat STB yang sudah tersedia secara online dan offline dengan rentang harga Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribu tergantung keunggulan fitur-fitur masing-masing perangkat.

TV analog dimatikan ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Lapangan Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postelsiar).



Simak Video "Hitung Mundur Siaran TV Analog Dimatikan"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT