Sejarah Lahirnya Google yang Bikin Pendirinya Manusia Rp 1.400 Triliun - Halaman 2

Sejarah Lahirnya Google yang Bikin Pendirinya Manusia Rp 1.400 Triliun

Fino Yurio Kristo - detikInet
Minggu, 18 Apr 2021 14:40 WIB
Bukannya terkesima atau takjub saat melakukan test drive pada mobil listrik Tesla, dua pendiri Google yakni Larry Page dan Sergey Brin malah dibuat kecewa. Apa sebabnya?
Sergey Brin dan Larry Page. Foto: Pool (Business Insider)

Page dan Brin pun mulai mencari investor baru. Namun Page punya persyaratan, dia dan Brin akan mempertahankan sebagian besar voting stock serta tetap mengontrol penuh Google. Investor setuju, tapi mereka juga punya persyaratan, Page harus turun dari posisi CEO. Dia dianggap belum berpengalaman.

Dengan berat hati, Page setuju dan investasi besar pun berdatangan ke Google. Sejatinya, Page punya sifat suka mengendalikan. Sejak zaman kuliah, teman-temannya mengatakan dia paranoid dan suka mengontrol, dia harus memastikan semuanya dikerjakan dengan tepat dan benar.

Page pun merasa sulit harus melepas posisi CEO karena ia merasa mampu memimpin Google dengan bantuan Brin. Tapi akhirnya Page sadar Google butuh CEO yang sudah berpengalaman dan berstatus kelas dunia, agar terus berkembang. Mereka pun mulai mencari kandidat. Akhirnya yang terpilih adalah Eric Schmidt, mantan CEO Novell.

Schmidt menjadi chairman Google di Maret 2001 dan menjabat CEO bulan Agustus. Rupanya keputusan itu sangat tepat. Schmidt berhasil memimpin Google menjadi perusahaan yang jauh lebih besar dan akhirnya melantai di bursa saham pada Agustus 2004. Jadilah Page dan Brin miliarder. Sampai sekarang, mereka berdua masuk jajaran orang terkaya dunia.

Tahun 2011, Schmidt sudah merasa cukup memimpin Google. Larry Page dipandang pantas mengomandoi perusahaannya lagi dan ia pun menjadi CEO kembali. Sedangkan Schmidt menjadi chairman Google.

Kemudian pada tahun 2015, Page dan Brin memutuskan membentuk perusahaan induk Google yang dinamakan sebagai Alphabet. Page menjadi CEO, Brin didapuk jadi Presiden dan Schmidt menjadi Executive Chairman. Sedangkan Google dipimpin CEO keturunan India, Sundar Pichai.

Tahun 2019, Page dan Brin memutuskan lengser dari Alphabet dan mendapuk Pichai sebagai CEO baru. Kedua pendiri Google itu sekarang jarang sekali tampil di hadapan publik, mungkin ingin leha-leha menikmati kemakmurannya.

(fyk/vmp)