SBY Geli Tanggapi Kasus Foto 'SBY-Bambang'
- detikInet
Jakarta -
Beredarnya foto hasil olahan SBY yang bersanding dengan Bambang Trihatmodjo ditanggapi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan tertawa geli. Presiden gak marah?Reaksi Presiden SBY muncul saat tatap muka dengan masyarakat Indonesia di Kedutaan Besar RI di Bangkok, Thailand, Kamis (15/12/2005) malam. Dalam kesempatan itu, 'Bapak Blogger Indonesia' Enda Nasution menanyakan langsung ke Kepala Negara soal olah foto yang dilakukan Herman Saksono. Senin (12/12/2005) Blogger Herman Saksono memang diciduk polisi seputar keisengannya menempelkan wajah SBY menggantikan wajah 'Mayang Sari' yang sedang berpose dengan 'Bambang Trihatmodjo'. Dalam kesempatan di Bangkok, Enda menanyakan apakah beredarnya foto mesra itu dianggap sebagai penghinaan terhadap Kepala Negara. Menurut Enda, Presiden menjawab dengan santai dan tidak terlihat tersinggung dengan keberadaan foto tersebut."Santai banget, dia gak tahu malah. Seperti menurut dia, baru tahu kemarin. Wajar lah menurut gue, banyak urusan lain yang lebih penting," ujar Enda saat dihubungi detikinet, Jumat (16/12/2005). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan jawaban tersebut sambil tertawa geli. "Itu gambar saya dengan Bambang Tri atau saya dengan siapa? Yang jelas?," canda Presiden menggoda Enda. SBY bahkan mengaku baru mengetahui soal foto tersebut dari Ibu Ani Yudhoyono. Namun informasi dari isterinya itu tidak sempat diperhatikan lebih lanjut karena ia sendiri sedang sibuk mengikuti rangkaian padat pertemuan puncak para pemimpin ASEAN dengan negara-negara mitra wicara di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 12-14 Desember. "Tapi malam ini saya malah ingin tahu, kayak apa sih gambar saya di foto itu?," kata Susilo sambil tertawa, yang ditimpali tawa ratusan orang yang hadir di Wisma Duta.Foto yang dimaksud adalah foto hasil editan seorang blogger asal Yogyakarta, Herman Saksono. Foto yang dipajang merupakan hasil olahan foto Mayang Sari yang dirangkul Bambang Tri yang beredar sebelumnya. Mengaku iseng, Herman lalu mengganti wajah Mayang Sari dengan sejumlah tokoh seperti Roy Suryo, Surya Paloh, Yusril Ihza Mahendra, dan Armand Maulana. Tak ketinggalan, wajah SBY juga dipajang jadi pengganti wajah Mayang.SBY mengaku tidak tahu bahwa kasus tersebut sampai berujung dipanggilnya orang iseng yang memodifikasi foto tersebut (Herman Saksono). Menanggapi keisengan Herman, SBY menganggap tidak perlu dilakukan penyelesaian hukum."Kalau itu bukan sesuatu yang disengaja untuk melakukan pelanggaran atau kejatahan terhadap seseorang, panggil saja. Lalu nasehati, bagaimana begitu kalau banyak orang percaya, SBY kok foto sana-sini," katanya seperti dikutip oleh beberapa media.Orang yang bersangkutan juga perlu diingkatkan bahwa kendati setiap orang berhak mengekspresikan ide dan pikirannya seperti yang diamanatkan UUD 1945 pasal 29, hak itu juga dibatasi dengan ketentuan lain di pasal yang sama yang menyebutkan bahwa hak yang dimiliki tidak boleh mengganggu orang lain, mengganggu norma susila dan agama. Ia juga meminta berbagai pihak agar kreativitas yang dibuat tidak diarahkan kepada perbuatan-perbuatan iseng, melainkan yang lebih berguna. "Banyak sekali ide, tentang pembuatan kapal, misalnya. Cari yang lain sajalah, yang iseng jangan dikembangkan," ujar Presiden.
(nks/)