Selasa, 22 Jan 2019 17:23 WIB

Apple Dituding Curangi Operator Seluler di Korsel

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Federal Trade Comission (FTC) Korea Selatan menuding Apple mencurangi operator seluler di Korea Selatan dengan menarik biaya untuk iklan.

Menurut teori FTC, ketika mengumpulkan pemasukan dari iklan, Apple Korea membebankan biaya tertentu terkait iPhone kepada operator seluler di kandang Samsung tersebut, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Selasa (22/1/2019).

Seorang investigator FTC bersaksi dalam persidangan dan menyebut keterlibatan Apple dalam aktivitas Apple periklanan tak bisa disamakan sebagai strategi branding.

"Posisi Apple (yang superior) di ketika berbisnis dengan operator telekomunikasi lokal bisa dikenali dari analisis ekonomi. (Apple) mengumpulkan biaya periklanan adalah cara tambahan untuk mengeksploitasi keuntungan dari layanan operator telekomunikasi," ujar investigator FTC Korsel dalam kesaksiannya.




Sementara saksi dari pihak Apple menyebut iklan yang dibiayai tersebut menguntungkan kedua belah pihak, baik Apple maupun operator seluler. Keterlibatan Apple dalam aktivitas periklanan itu juga bisa menjaga branding Apple.

Aktivitas bisnis Apple di Korsel sudah dipantau oleh FTC sejak 2016. Pada tahun yang sama, kantor pusat Apple di Korsel pun pernah digerebek oleh pihak berwajib setempat.

Saat ini persidangan antara Apple dan FTC baru dua kali digelar, dan persidangan ketiganya akan digelar pada 20 Februari mendatang, di mana kedua pihak diperkirakan akan membawa bukti-bukti yang lebih kuat untuk mendukung posisinya.

Putusan sidang diperkirakan akan muncul tak lama setelah sidang ketiga. Jika Apple kalah dalam persidangan tersebut,mereka bisa terkena denda yang besarannya mencapai 2% dari angka penjualan yang relevan.




Simak juga video 'Apple Dituding Curangi Operator Seluler di Korsel':

[Gambas:Video 20detik]

(asj/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed