Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'Menangkap Bos Huawei Sama Dengan Membekuk Anak Steve Jobs'

'Menangkap Bos Huawei Sama Dengan Membekuk Anak Steve Jobs'


Fino Yurio Kristo - detikInet

Ilustrasi pengadilan bos Huawei di Kanada. Foto: Reuters
Jakarta - Berbagai reaksi bermunculan menanggapi ditangkapnya Chief Financial Officer Huawei, Meng Whanzou. Ada yang menganggap aksi tersebut sebagai tindakan bodoh oleh otoritas Amerika Serikat.

Pasalnya, Meng bukan sekadar petinggi Huawei. Dia adalah anak dari pendiri dan chairman Huawei, Ren Zhengfei. Ren adalah sosok top di jagat teknologi China.

"Dia juga merupakan putri dari pendiri dan chairman, yang membuat penahanannya ibaratnya seperti China membekuk anak Steve Jobs yang membantu menjalankan Apple," kata Zachary Karabell, kolumnis Washington Post yang dikutip detikINET.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Mungkin saja memang Meng melanggar hukum dengan menipu institusi keuangan AS untuk menjual barang ke Iran, negara yang diembargo AS. Tapi tetap saja langkah penahanannya dinilai Zachary tidak bijak dan merupakan kebodohan.

"Kasus melawan Huawei dan eksekutifnya ini mungkin legal di bawah hukum AS, tapi tetap merupakan kesalahan politik. Tak semua kasus yang bisa ditindak harus ditindak dan dengan kekuatan hukum penuh. Jika AS ingin merespons kebangkitan China, tak ada taktik lain yang lebih bodoh," terangnya.


Tonton video: China Geram Bos Huawei Ditangkap, Ini Ancamannya

[Gambas:Video 20detik]



Maka tidak heran jika China dan warganya melalui media sosial melakukan protes keras atas penangkapan tersebut. China bahkan mengancam akan ada konsekuensi serius jika Meng tidak juga dibebaskan.

"Menggunakan penegakan hukum melawan individu terkait aksi korporat bisa jadi senjata makan tuan. Eksekutif Amerika di China berpotensi mengalami masalah yang sama, yang akan menambah dingin iklim bisnis, dengan efek pada pasar dan ekonomi domestik Amerika," tambah dia.

(fyk/asj)




Hide Ads
LIVE